200 Aparatur Pemkot Bekasi Mengikuti Uji Kompetensi yang Digelar BKD

BEKASI Redaksi.co.id Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, menggelar Uji Kompetensi untuk mengukur kemampuan pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi), kepadasekitar 200 staf pelaksana di lingkungan...

25 0

BEKASI Redaksi.co.id Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, menggelar Uji Kompetensi untuk mengukur kemampuan pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi), kepadasekitar 200 staf pelaksana di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, yang digelar di Aula Nonon Sontanie Kantor Walikota Bekasi.

Dalam uji kompetensi, BKD bekerjasama dengan instansi pendidikan yakni, Universitas Padjadjaran untuk menyediakan materi dan melakukan kalkulasi penilaian. Ujian ini dimulai sekitar pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, hari Minggu kemarin.

Kepala BKD Kota Bekasi, Reny Hendrawati mengatakan, uji kompetensi ini untuk kebutuhan data base kepegawaian dan mempersiapkan SDM aparatur untuk menduduki suatu jabatan.

“Sekitar 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) ini mengikuti uji kompetensi, diantaranya berupa soal ujian pemahaman tupoksi dan problem solving di SKPD selain, itu materi uji psikotes kemampuan dasar mereka mengenai tata naskah dinas. Mereka ini dalam urutan kepangkatan golongan III b dan diatasnya,” ucap Reny.

Uji kompetensi ini menurutnya sebagai upaya mempersiapkan kader terbaik aparatur, dalam menduduki jabatan suatu saat nanti, dan data penelusuran kompetensi aparatur ini bisa digunakan pihaknya, dalam mengisi kekosongan jabatan sesuai kepangkatan.

“Kita ingin terus belajar profesional dan transparan dalam penyeleksi jabatan aparatur. Kita sebelumnya memverivikasi data berdasarkan usulan bagian kepegawain SKPD masing-masing, dan telah dibuat SK mereka untuk mengikuti ujian tersebut,” kata Reny.

Reny melanjutkan, seluruh SKPD mengirimkan putra aparatur termasuk di tingkat kelurahan dan kecamatan, dan hasil ujian ini pun akan ditampilkan dalam website BKD Kota Bekasi yang merupakan hasil ujian bersama foto diri masing-masing peserta.

“Sekali lagi data base penelusuran kompetensi kemampuan para aparatur untuk kebutuhan pola karir ASN Kota Bekasi. Ini sistem yang ingin kita bangun bersama untuk meningkatkan kualitas aparatur Pemkot Bekasi,” kata Reny.

Sementara Kepala Bidang Administrasi Pegawai BKD Kota Bekasi, Qori Altea mengatakan pihaknya telah mempersiapkan ujian kompetensi ini melalui surat pemberitahuan, kepada semua SKPD mengenai kebutuhan data pegawai. Selanjutnya dilakukan verivikasi administrasi, kedisiplinan mereka dan akhirnya tahap pelaksanan ujian.

“Ini murni kebutuhan data base kepegawaian. Hasilnya pun akan kami sampaikan. Bukan karena bakal ada mutasi dan rotasi jabatan, tapi karena data base ini penting sebagai bagian dari pengadministrasian pegawai. Walaupun nantinya bisa data ini kita gunakan,” kata Qori.

Sebagai informasi, jumlah Aparatur Pemerintah Kota Bekasi sebanyak 13.135 pegawai berstatus PNS dan sekitar 5000 pegawai tenaga kerja kontrak. Kemudian jumlah jabatan yang ada sekitar 1.234 jabatan meliputi jabatan eselon V hingga esselon II.

Salah satu peserta Ujian Kompetensi di SKPD Sekretariat Daerah, Iyus mengatakan, dirinya menyambut baik adanya uji kompetensi. Dengan begitu setiap jabatan akan diisi sesuai kemampuan dan mampu menyelesaikan setiap persoalan yang ada.

“Saya harap sistem melalui ujian bisa terus dilakukan dan pembinaan yang berkelanjutan, agar SDM aparatur lebih baik dalam bekerja dan pelayanan kepada masyarakat,” harap Iyus. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!