Wabah Serangan Tomcat Muncul di Babelan

BEKASI Redaksi.co.id Wabah serangan Tomcat kembali muncul, dua rumah di Jl.Raya Babelan RT015 RW003 Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, diserang serangga Tomcat. Akibatnya empat...

85 0

BEKASI Redaksi.co.id Wabah serangan Tomcat kembali muncul, dua rumah di Jl.Raya Babelan RT015 RW003 Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, diserang serangga Tomcat. Akibatnya empat orang warga menjadi korban.

Tomcat atau kumbang Rove, walaupun tidak termasuk kedalam bangsa Army Ants namun serangan serangga Tomcat ini bisa dibilang sangat berbahaya. Racun yang dikeluarkan diyakini lebih ganas dari serangan ular Cobra.

Bekas gigitan atau kontak cairan serangga ini dengan kulit terbuka awalnya menimbulkan gatal, tak lama kemudian muncul lepuhan berair, merah di sekitar lepuhan, terasa panas dan nyeri mirip Herpes.

Lepuhan dapat berisi air dan jika infeksi akan bernanah dengan diameter hingga 2 cm bahkan lebih. Bekas kontak antara cairan toksin Tomcat dengan kulit meninggalkan noda hitam, bahkan dapat menimbulkan keloid (jaringan parut).

Seorang warga, Achmad (27) mengaku terkena Tomcat sejak seminggu lalu. Menurutnya, binatang tersebut masuk dari celah-celah dinding yang bolong.

Tomcatnya nyerangnya pagi, siang dan malam. Mereka ada di kamar, di dapur di kamar mandi. Muncul dari lubang tembok yang bolong, terang Achmad, Selasa (16/06/2015).

Warga yang terkena gigitan Tomcat, kata Achmad, diobati dengan bedak saja. Sebab, gigitan Tomcat membuat tubuh menjadi panas dan gatal-gatal.

Di keluarga saya yang menjadi korban Tomcat, ibu, adik dan termasuk saya. Di tetangga sebelah baru ada satu orang yang kena, ungkapnya.

Achmad mengatakan, hingga saat ini belum ada penanganan dari dinas terkait untuk memberantas Tomcat yang sangat meresahkan warga. Jika dibiarkan, pihaknya khawatir Tomcat akan bertambah banyak.

Kami berharap dinas kesehatan segera melakukan langkah konkrit untuk membasmi Tomcat karena jika dibiarkan maka warga yang menjadi korban, kata warga lain di desa tersebut. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!