Warga Gamprit Bekasi Sering Temukan Peluru Nyasar

BEKASI Redaksi.co.id Kepolisian masih menunggu hasil uji balistik terkait peluru nyasar yang bersarang di punggung kiri bocah 10 tahun, Rian Eriawan, Selasa (16/06/2015) siang.Menurut keterangan...

15 0

BEKASI Redaksi.co.id Kepolisian masih menunggu hasil uji balistik terkait peluru nyasar yang bersarang di punggung kiri bocah 10 tahun, Rian Eriawan, Selasa (16/06/2015) siang.

Menurut keterangan Kapolsek Pondokgede, Kompol M Dafi Bastomi, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan meminta meminta kesatuan Polisi Militer (POM) TNI untuk memastikan jenis peluru dan lokasi penembakan.

Berdasarkan keterangan warga, sebanyak 8-9 proyektil peluru yang ditemukan di sekitar rumah Rian Eriawan, Jalan Gamprit II Ujung, RT05 RW14, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Kita belum simpulkan, itu merupakan peluru TNI atau bukan. Kita hanya mengundang POM TNI untuk bantu memastikan lokasi dan jenis pelurunya untuk proses penyelidikan,” kata Dafi.

Sehingga, kata dia, pihaknya masih menunggu hasil uji balistik Mabes Polri. Berdasarkan foto dari telepon genggam yang sempat diambil oleh warga sekitar, peluru yang ditemukan warga merupakan jenis peluru senjata laras panjang.

Bahkan menurut penuturan warga, di lokasi tersebut memang sering ditemukan sejumlah peluru yang kadang menyasar ke rumah-rumah warga.

“Beberapa bulan lalu, peluru menyerempet tangan tukang sayur, tidak jauh dari rumah Rian. Warga di sini ternyata sering mengalami kejadian peluru nyasar,” ujar Tiwi, pengurus RT05.

Dia melanjutkan, tidak hanya ibu penjual sayuran yang terserempet peluru, tapi juga tukang gorengan di sekitar tersebut.

“Setelah kejadian Rian tertembak peluru nyasar, ternyata banyak warga lain menemukan peluru di tempat ini,” imbuhnya. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!