Tersangka Kasus TPU, Gatot Sutejo Jadi DPO Kejaksaan Negeri Bekasi

BEKASI Redaksi.co.id Kejaksaan Negeri Bekasi tetapkan Gatot Sutejo (GS ) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), karena 3 kali mangkir dalam pemanggilan penyidik kejaksaan.Sebelumnya Kejaksaan sudah...

52 0

BEKASI Redaksi.co.id Kejaksaan Negeri Bekasi tetapkan Gatot Sutejo (GS ) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), karena 3 kali mangkir dalam pemanggilan penyidik kejaksaan.

Sebelumnya Kejaksaan sudah menetapkan GS sebagai tersangka dalam kasus penggelapan Tanah Pemakaman Umum (TPU), yang diserahkan pengembang perumahan Bekasi Timur Regency (BTR), Kecamatan Mustika Jaya, kota Bekasi, Jawa Barat.

Juru bicara Kejaksaan Negeri Bekasi yang juga tim penyidik perkara dugaan korupsi TPU Sumurbatu, Prasetyo saat di temui di kejaksaan negri, mengungkapkan kejaksaan mulai Kamis (18/06/2015) ini menetapkan Gatot Sutejo sebagai DPO Kejaksaan Negeri Bekasi.

“Ia dijadikan DPO karena sudah tiga kali mangkir saat di panggil untuk diperiksa sebagai tersangka. Surat panggilan sudah di berikan ke kantornya juga kerumahnya, tapi keberadaanya tidak di ketahui. Ini membuktikan GS tidak Kooperatif,” ungkapnya.

kejaksaan juga sedang dan terus melakukan pengembangan kasus ini dan terus melakukan pengumpulan bukti-bukti baru.

“Puasa tidak jadi kendala, bahkan kita terus mengumpulkan bukti bukti baru,” ungkapnya.

Sebelumnya kejaksaan sudah menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi TPU, Sumurbatu diantaranya GS (Gatot Sutejo, Bapusipda Perpustakaan daerah), Nurtani alias N (Camat Bantargebang) dan Sumiati alias S, (Kasi Ekbang kecamatan Bantargebang).

Tersangka GS sendiri sebelumnya melakukan gugatan prapradilan di pengadilan negeri Bekasi setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Namun saat ini tidak di ketahui keberadaanya. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!