Dua Alat Berat dan Tiga Orang Diamankan; Lokasi TambangLIiar Digrebek Polisi

REMBANG Redaksi.co.id - Diduga tak kantongi ijin lokasi, tambang pasir kwarsa yang ada di Desa Sambiroto Kecamatan Sedan digrebek aparat kepolisian. Hingga Kamis siang (18 Juni 2015)...

41 0

REMBANG Redaksi.co.id – Diduga tak kantongi ijin lokasi, tambang pasir kwarsa yang ada di Desa Sambiroto Kecamatan Sedan digrebek aparat kepolisian. Hingga Kamis siang (18 Juni 2015) polisi sudah menahan 3 orang tersangka pelaku.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Eko Adi Pramono saat dikonfirmasi menjelaskan tambang pasir kwarsa tersebut diduga sudah beroperasi setahun lebih, namun para tersangka yang diamankan sekarang, baru melakukan aktivitas penambangan seminggu.

“Mereka memang sempat menunjukkan izin usaha penambangan, namun atas namanya milik orang lain. Karena merupakan pelanggaran, polisi akhirnya mengamankan barang bukti berupa dua unit alat berat eskavator, nota penjualan dan rekap hasil produksi,” ujarnya.

AKP Eko Adi Pramono membeberkan tiga tersangka yang ditahan adalah operator alat berat pengeruk tanah, mandor dan pemilik lokasi lahan.

Menurutnya, bisa saja jumlah tersangka bertambah. Namun semua itu tergantung hasil penyidikan. Kebetulan pemilik usaha eksplorasi tambang juga ikut dimintai keterangan. Ia berharap yang bersangkutan kooperatif.

Menurutnya, polisi perlu ikut ambil bagian dalam penanganan kasus tambang liar yang disinyalir marak terjadi di wilayah Kab. Rembang bagian timur. Apabila dibiarkan, rawan menimbulkan kerusakan lingkungan.

Jika mengacu Undang Undang No. 04 tahun 2009 tentang mineral dan batubara, pelaku penambangan liar bisa terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!