110 Guru PNS Pensiun, Kota Bekasi Kekurangan Guru

242

BEKASI Redaksi.co.id Sebanyak 110 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Bekasi akan memasuki masa pensiun pada tahun ini. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2014 lalu yang mencapai 135 orang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dedi Junaedi mengatakan, mereka yang memasuki pensiun adalah pegawai menginjak usia 60 tahun. Mayoritas mereka berasal dari jenjang sekolah dasar (SD).

“Jumlah pastinya saya mesti buka data dulu, tapi yang jelas kebanyakan guru SD yang pensiun,” ujar Dedi, Minggu (28/062015).

Dedi melanjutkan, guru SD lebih dominan pensiun karena jumlah pendidik di tingkat itu lebih banyak di bandingkan SMP dan SMA. Apabila dihitung berdasarkan persentase, kata Dedi, jumlah guru SD di Bekasi mencapai 60 persen, lalu sisanya 40 persen untuk guru SMP dan SMA.

“Lebih banyak SD karena sekolahnya memang banyak di bandingkan tingakatan SMP dan SMA,” jelas Dedi.

Dedi mengungkapkan, dengan pensiunnya guru berstatus PNS ini, bakal mengurangi jumlah tenaga pengajar yang ada. Secara keseluruhan jumlah guru yang berstatus PNS mencapai 6.910 orang, jumlah itu belum dikurangi jumlah guru yang bakal pensiun pada tahun ini, yakni 110 orang.

“Bila dikurangi dengan jumlah guru yang penisun, maka jumlah guru yang tersisa mencapai 6.800 orang,” kata Dedi.

Meski ada guru yang memasuki masa pensiun, namun Dedi memastikan tak akan menghambat proses belajar siswa. Sebab sudah ditanggulangi dengan keberadaan guru honorer di sekolah negeri.

Berdasarkan catatannya, ada 2.500 guru honorer yang tersebar di sekolah negeri. Selain membantu mendidik anak-anak di sekolah, peran mereka juga berfungsi untuk menutup kebutuhan pendidik bilamana guru memasuki masa pensiun.

Sementara, menurut Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Reni Hendrawati masa pensiun bukan hanya dialami para guru di Kota Bekasi, tapi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

“Jumlahnya (pegawai pensiun) cukup banyak karena bukan dari kalangan guru saja tapi dari SKPD lainnya. Angkanya saya tidak ingat karena datanya di kantor,” ujar Reni Hendrawati.

Reni mengatakan, seluruh guru itu tidak mendapatkan masa perpanjangan dua tahun, karena masa batas usia pensiun (BUP) mereka sudah mepet. Sehingga, kata dia, satu-satunya cara mereka di pensiunkan.

“Hal ini berdasarkan aturan soal BUP, yaitu PP Nomor 37 tahun 2014 tentang penetepan pensiun PNS,” kata Reni. (Agus)

loading...

Comments

comments!