RSUD Kab Bekasi akan Luncurkan Hot Line Service   

BEKASI Redaksi.co.id -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, di bawah kendali dr. Sumarti, terus berbenah diri memperbaiki management pelayanan dan peningkatan kualitas alat kesehatan. Sehingga RSUD...

64 0

BEKASI Redaksi.co.id –Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, di bawah kendali dr. Sumarti, terus berbenah diri memperbaiki management pelayanan dan peningkatan kualitas alat kesehatan. Sehingga RSUD dapat mencapai target menjadi rumahsakit bertipe B pada tahun 2017 nanti.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur RSUD Kab. Bekasi dr. Sumarti, kemarin. “Sekarang RSUD sudah bisa melakukan otopsi jenazah. Sehingga apabila terjadi tindakan kriminal yang sampai menghilangkan nyawa. Untuk otopsinya cukup dilakukan di RSUD, ungkapnya.

Selain itu, RSUD Kabupaten Bekasi juga akan meluncurkan hot line service (Layanan telepon cepat) Untuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga akan luncurkan hot line service, pelayanan telepon kepada masyarakat luas. Sehingga masyarakat yang memerlukan bantuan atau meminta informasi melalui telepon dapat segera terlayani 24 jam dan nanti akan customer service-nya,paparnya.

Sumarti menjelaskan, dirinya sedang melakukan penataan dikarenakan baru ada dua telepon yang digunakan dan itupun belom maksimal maka akan ditambah satu telepon lagi.

“Ini baru ada dua dan akan ditambah lagi satu, Nanti apabila sudah dapat diluncurkan. Kami akan undang media untuk lebih mensosialisasikannya,, kata dr Sumarti.

Sementara itu Dewan Pembina Paguyuban pemuda Putra Selang (P3S) H. Didik Abdullah yang didampingi Lalin Sanobari, Ketua harian mengatakan bahwa sangat gembira jika RSUD Kab Bekasi mampu memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat terlebih bagi masyarakat miskin yang sedang sakit, karena yang dia dengar pelayanan RSUD sangat jelek bahkan ketika yang berobat orang miskin dilempar sana dilempar sini alasan tidak ada dokter dan ruangan penuh. Maka kebiasaan bohongi masarakat harus dihilangkan.

“Masa kami orang Selang yang dekat dengan lokasi RSUD mau berobat aja susah. Kebiasaan pilih pilih pasien harus dihilangkan dong,”tuturnya yang didukung Suyoto anggota Pembina. (yot)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!