Soal Rencana Pelebaran Jalan dan Jembatan; Ganjar Pranowo Minta Pemilik Tanah Jangan Patok Harga Tinggi

SEMARANG Redaksi.co.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada warga masyarakat yang tinggal di wilayah Kec Sarang atau tepatnya perbatasan Jawa Tengah – Jawa Timur untuk...

22 0

SEMARANG Redaksi.co.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada warga masyarakat yang tinggal di wilayah Kec Sarang atau tepatnya perbatasan Jawa Tengah – Jawa Timur untuk mendukung perkembangan pembangunan infrastruktur jalur pantura.

Pembangunan infrastruktur tersebut meliputi pelebaran jalan maupun pelebaran jembatan seperti jembatan yang ada di Desa Kalipang Kec. Sarang.

Ganjar berharap masyarakat sekitar diharapkan mendukung pembangunan tersebut dengan tidak mematok harga tanah yang tinggi sehingga pembangunan segera dapat direalisasikan mengingat kebutuhan pelebaran Jembatan cukup mendesak yang kondisinya sekarang masih sempit hanya dua ruas dari kedua arah.

Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka roadshow peninjauan langsung kesiapan infrastruktur jalan nasional pantura timur dan jalur alternatif menjelang arus mudik lebaran serta inspeksi mendadak ke pasar Induk rembang menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1436 H, Kamis (2 Juli 2015).

Berdasarkan pantauan Redaksi.co.id. com, kunjungan Gubernur didampingi Kepala Bappeda, Karo Bangda, Karo Humas, Kabag Protokol Pemprov Jawa Tengah Bupati Rembang Abdul Hafidz beserta Muspida, serta SKPD terkait siang itu selain melakukan pengecekan kondisi jalur pantura timur rombongan juga melakukan sidak ke Pasar Kota rembang dan mengecek sarana Jembatan Timbang dan melakukan peninjauan oprasional pabrik es unit Saripetojo PT. Citra Mandiri salah satu perusda milik pemprov Jateng yang ada di Jl. Pasar No. 1 Desa Dorokandang Kecamatan Lasem.

Dalam Kesempatan itu usai mengecek perkembangan operasional Pabrik Es, dia menjelaskan perusda itu, sebelumnya mengalami permasalahan yang menyebabkan kerugian terus. Akan tetapi sejak Manajemen Perusda tersebut diperbarui, dalam kurun waktu setahun terakhir operasional Pabrik Es, berangsur membaik dan memperoleh keuntungan.

Meskipun begitu, Gubernur menegaskan akan tetap merespon kondisi pasar es lokal dengan memetakan kebutuhan dan pemasok, yang sebagian besar untuk mencukupi kebutuhan es di sektor perikanan.(K Widianto)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!