PRT Gondol Duit Majikan Rp 115 Juta

BEKASI Redaksi.co.id Pencurian dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga (PRT) kembali terjadi di Bekasi. Kali ini, seorang wanita berpura-pura menjadi pembantu rumah mengeruk harta kekayaan majikannya...

18 0

BEKASI Redaksi.co.id Pencurian dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga (PRT) kembali terjadi di Bekasi. Kali ini, seorang wanita berpura-pura menjadi pembantu rumah mengeruk harta kekayaan majikannya hingga Rp. 115 juta.

Pelaku bernama Maryati (32) yang beraksi di rumah majikannya, Perumahan Harapan Indah II Cluster Viola Blok HY, Desa Pusakajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (01/07/2015).

Dia mengaku telah mencuri gelang emas seberat 50 gram, uang tunai Rp. 10 juta dan US$ 3.000 milik Novi (35). Dengan total kerugian,di perkirakan mencapai Rp. 115 juta. Menurut pengakuan pelaku, dirinya tergiur melihat barang-barang berharga milik majikannya.

“Saya enggak punya uang makanya ambil barang ibu,” ujar Maryati setelah ditangkap polisi dan dibawa ke Mapolresta Bekasi Kabupaten, Jumat (03/07/2015).

Dirinya baru bekerja dua bulan di tempat itu dan baru sekali melakukan perbuatan tidak terpuji ini. Wanita asal Bandar Lampung ini telah mempunyai suami bernama, Santoso (34), yang tidak memiliki pekerjaan. Saat pelaku beraksi, Novi sedang menginap di rumah sakit hendak melahirkan.

“Usai mencuri harta majikannya, pelaku izin pulang kampung selama dua hari dengan alasan ingin menengok anak dan suaminya,” ujar Kapolsek Tarumajaya, AKP Kunto Bagus.

Dia menjelaskan, korban belum mengetahui harta bendanya telah dikuras pelaku, lalu mengizinkan pembantunya pulang kampung. Dalam perjalanan pulang kampung ke Lampung, pelaku sempat menjual perhiasan dan menukarkan uang dolar di Pasar Cengkareng, Jakarta Barat dengan jumlah Rp. 115 juta.

Dirinya membuka rekening dan menstransfer sebagian uang curian tersebut ke rekening suaminya.

“Setelah korban pulang dari rumah sakit, dia baru menyadari harta bendanya telah hilang,” ungkap Kunto.

Kemudian korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Tarunajaya. Polisi memeriksa beberapa saksi termasuk pembantunya, Maryati.

“Ketika diperiksa, pelaku berdalih tidak mengetahui harta majikannya telah hilang,” kata Kunto.

Penyidik tidak percaya begitu saja, kemudian memeriksa kamar dan dompet Maryati. Polisi menemukan sebuah buku rekening Bank BRI dengan jumlah Rp. 59 juta. Polisi juga menemukan beberapa alat kosmetik serta sebuah ponsel baru di tas pelaku.

“Setelah didesak, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya,” ujar Kunto.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman penjara maksimal lima tahun. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!