Tiga Investor Pelabuhan akan Dipertemukan dengan M Salim di Lapas Sragen

REMBANG Redaksi.co.id - Bertempat di Ruang Banggar, tim pansus DPRD Rembang yang membahas polemik pelabuhan terminal Tanjung Bonang Sluke menggelar rapat internal penyampaian hasil pansus pelabuhan kepada...

50 0

REMBANG Redaksi.co.id – Bertempat di Ruang Banggar, tim pansus DPRD Rembang yang membahas polemik pelabuhan terminal Tanjung Bonang Sluke menggelar rapat internal penyampaian hasil pansus pelabuhan kepada Ketua DPRD, Jumat (3 Juli 2015).

Rapat penyampaian hasil pansus pelabuhan kepada ketua DPRD Rembang hari ini dihadiri seluruh tim pansus.

Adapun hasil rapat internal tertutup antara pimpinan DPRD dengan Pansus Pelabuhan Tanjung Bonang Kec. Sluke sepakat sebelum pansus mengeluarkan rekomendasi dan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit, terlebih dahulu kami tim pansus akan mengundang kembali secara resmi tiga orang direktur tiga perusahaan selaku investor pelabuhan Tanjung Bonang. Ketiga direktur yang kami undang itu masing-masing Direktur PT Bumi Rejo Tirta Kencana (BRTK), Direktur PT Bangun Artha Kencana (BAK) dan Direktur PT Amir Hajar Kilsi (AHK). Adapun tujuan pemanggilan ketiga investor itu tim pansus akan menjembatani agar ketiga investor itu segera bertemu dengan mantan Bupati Rembang H. Moch. Salim di Rutan Sragen,” terang Ketua Pansus Puji Santoso usai menggelar rapat internal.

Puji menjelaskan, kalau pansus mengundang secara resmi mantan Bupati Rembang H Moch Salim untuk dihadirkan tentunya akan memakan waktu lama sebab proses pemanggilan mantan Bupati yang saat ini menjalani hukuman itu tentunya harus melalui ijin resmi baik itu dari Kemenkum HAM maupun instansi terkait lainnya.

Untuk lebih menyingkat waktu kami hanya bisa mengundang dan memfasilitasi ketiga direktur selaku investor sekaligus pelaku sejarah dibangunnya pelabuhan tanjung bonang untuk bertemu langsung dengan Moch Salim agar polemik pelabuhan antar pengusaha itu segera selesai, ujarnya.

Namun sebaliknya apabila jika dalam pertemuan tersebut tidak mendapatkan hasil, maka Pansus akan segera mengeluarkan surat rekomendasi ke Badan Pengawas Keuangan untuk melakukan audit.

Menanggapi hal itu Komisaris PT Bangun Arta Kencana (BAK) Mindo Herbert Sitorus secara singkat menyatakan akan menyerahkan semua keputusan persoalan pelabuhan tanjung bonang Sluke kepada pansus dan Pemkab Rembang. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!