Anggota Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten Menciduk 11 Pelaku Kejahatan

BEKASI Redaksi.co.id Anggota Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten mengamankan 11 pelaku kejahatan yang terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya di wilayah hukum Polresta Bekasi...

18 0

BEKASI Redaksi.co.id Anggota Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten mengamankan 11 pelaku kejahatan yang terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya di wilayah hukum Polresta Bekasi Kabupaten, Jawa Barat.

Para tersangka ini merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjaring selama sepekan belakangan ini.

“Kita lakukan operasi pekat jaya selama seminggu. Dan menangkap sebanyak 11 pelaku curat, curas dan curanmor,” ujar Kapolresta Bekasi Kabupaten, Kombes Pol Rickynaldo Chairul,Senin (06/07/2015).

Menurut Kapolresta Bekasi Kabupaten, para pelaku kerap melakukan aksi kejahatan di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

“Pelaku sering kali berbuat kejahatan dan ada pelaku yang merupakan residivis,” ungkap Ricky.

Kepolisian masih mengembangkan kasus kejahatan ini untuk mengungkap para penadah curanmor.

“Saat ini, para penadah curanmor masih kita tindaklanjuti dan kita kembangkan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, satu dari 11 pelaku tersebut terpaksa di tembak kaki kanannya berusaha melarikan diri saat penangkapan terhadap dirinya.

“Ada pelaku yang melakukan perlawanan dan terpaksa kita lumpuhkan,” katanya.

Satu pelaku curanmor berisial HM (24) terpaksa ditembak kaki di sebelah kanan karena berusaha melarikan diri. HM beraksi mengambil sepeda motor Suzuki Satria FU nomor polisi B 3579 FFW di Kampung Pamahan RT 03/RW 06, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada 24 Juni 2015 lalu.

Selain HM, polisi menangkap pelaku lainnya antara lain AS (22), HN (19), MN (28), SM (35), HD (26), RS (23), AK (40), AA (24), AR (48), dan SN (47).

Kepolisian menyita barang bukti berupa uang tunai Rp. 1juta, kunci sepeda motor palsu sebanyak 14 unit, sepeda motor 7 unit, handphone 7 unit, senjata tajam 4 buah.

Sementara Kapolresta Bekasi Kabupaten memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menitipkan barang berharga di Mapolresta Bekasi Kabupaten atau di Mapolsek terdekat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan camat hingga sampai Ketua RT setempat untuk mendata rumah pemudik. Saya sarankan kepada masyarakat untuk menintipkan barang berharga ke Mapolsek atau Mapolresta.

“Titip kepada kita, tanpa dipungut biaya,” ungkap Kapolres.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat-tempat resmi seperti di bank terdekat. Hal ini, dikatakan Kapolresta Bekasi Kabupaten, menjawab maraknya penukaran uang di pinggir jalan menjelang Idul Fitri ini.

Pihaknya, menganggap, penukaran uang di pinggir jalan ini bukan sebagai tempat resmi penukaran uang.

“Kita sarankan kepada masyarakat untuk menukar uang di bank,” ungkapnya. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!