Ciri Peneror Rumah Penyidik KPK di Bekasi Telah Dikantongi Polisi

152

BEKASI Redaksi.co.id Akhirnya Setelah di lakukan penyelidikan secara mendalam, pihak Kepolisian Polresta Bekasi Kota mendapatkan ciri-ciri pelaku teror bom di rumah kediaman penyidik KPK, Afief Julian Miftah.

Pelaku Teror bom di kediaman Afief Julian Miftah di perumahan Mediterania Regency, Blok A nomor 160, RT04 RW16, Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota
Bekasi, pada Minggu 5 Juli 2015 dilakukan oleh dua orang.

Kapolresta Bekasi Kota, kombes Pol Daniel Tifaona mengatakan, berdasarkan penyelidikan yang di dapat dari rekaman kamera CCTV yang terpasang di rumah Afief Julian Miftah, pihak kepolisian Polresta Bekasi Kota memastikan pelaku berjumlah dua orang.

“Ciri-ciri pelaku sudah kami ketahui berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV yang dipasang di rumah Afief,” kata Daniel, Senin (06/06/2015) malam.

Ciri-ciri keduanya yakni, satu pelaku dengan ciri tinggi badan 170cm dan berjanggut. Sedangkan pelaku lainnya memiliki tinggi badan 168cm dengan menggunakan kaos berwarna hitam.

Daniel menambahkan, berdasarkan rekaman CCTV itu juga dapat di ketahui kalau pelaku menaruh bungkusan yang diduga bom di depan rumah sang penyidik KPK pada pukul 21.20 WIB.

Benda mencurigakan itu baru di ketahui Risma istri Afief pada pukul 22.00 WIB.

“Kedua pelaku berjalan kaki, hanya dua menit menaruh bungkusan di rumah Afief dan langsung pergi,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, teror yang dilakukan pelaku di rumah Afief merupakan teror yang ketiga kalinya dan ini merupakan teror yang sangat serius.

“Berdasarkan analisanya, pelaku sepertinya ingin menyampaikan pesan dalam melakukan teror tersebut,” ucap Daniel.

Daniel menambahkan kalau Afief sudah mengundurkan diri dari institusi kepolisian dan sekarang menjadi penyidik KPK.

“Afief sudah mengundurkan diri dari institusi kepolisian bersama dengan 10 perwira lainnya dan sekarang aktif di KPK,” kata Daniel.

Namun, apakah teror itu ada kaitannya dengan pekerjaan Afief di KPK atau tidak, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkannya. Karena yang bersangkutan belum bicara kepada penyidik.

Daniel juga berharap agar Afief kooperatif kepada penyidik untuk mengungkap kasus ini hingga mengetahui titik terang. (Agus)

loading...

Comments

comments!