Walikota Bekasi Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat 2015

246

BEKASI Redaksi.co.id Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, pimpin gelar pasukan Operasi Ketupat 2015 yang di laksanakan di Polres Bekasi Kota Kamis (09/07/2015) pagi.

Rahmat Effendi membacakan amanat dari Kapolri. Apel gelar pasukan yang di selenggarakan secara serentak di seluruh Polda untuk mengecek kesiapan kekuatan personel, kelengkapan peralatan, sarana dan prasarana serta kesiapan institusi lain terlibat dalam pengamanan lebaran.

“Melalui apel ini di harapkan rencana operasi yang telah di persiapkan dengan matang dan cermat dapat mendorong seluruh stake holder sehingga penyelenggaraan Operasi Ketupat Jaya ini dapat berjalan dengan sukses dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1436 H.” kata Rahmat Effendi.

Dijelaskan, perayaan hari raya Idul Fitri bagi masyarakat Indonesia mempunyai karakteristik yang khas karena bukan hanya sebagai momentum keagamaan tapi sudah berkembang menjadi bagian tradisi sehingga datangnya lebaran tiap tahunnya menjadi peningkatan aktivitas masyarakat pelaksanaan mudik ke kampung halaman.

Menurutnya, peningkatan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri akan menjadi gangguan Kamtibmas apabila tidak di kelola dengan baik, karena adanya peningkatan kemacetan dan meledaknya pengedara yang akan pergi mudik menjadi satu peran penting untuk Kamtibmas.

Berdasarkan data Ops Ketupat 2014 tahun lalu, tercatat sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 618 kasus atau 16,81 %.

Yang memiliki jalur kecelakaan paling banyak di daerah Pantura yakni untuk sepeda motor dan mobil, beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan yakni faktor manusia yang kurang disiplin pemotor yang melebihi penumpang dan muatan yang lebih, faktor alam dan cuaca, Kondisi ban dan kendaraannya serta faktor kondisi jalan.

“Saya meminta kepada seluruh pihak baik polri maupun stake holder lainnya agar sungguh-sungguh merealisasikan langkah-langkah, dan semoga untuk momen lebaran tahun ini tidak terjadi hal-hal yang membawa kedukaan” harap Rahmat Effendi.

Tahun 2015 ini, Kementerian Perhubungan memprediksi kenaikan arus mudik lebaran Tahun 2015 ini mencapai sekitar 20.272.042 jiwa di bandingkan mudik yang terjadi pada 2014 yakni sekitar 19.618.530 jiwa, implikasi survey peningkatan transportasi seperti Kereta api, Pesawat, Mobil Pribadi dan Kapal Laut.

Untuk puncak arus mudik bisa di langsir sekitar tanggal H-7 dan arus balik pada H+3 pelaksaan Idul Fitri tahun 2015.

Operasi Kepolisian Terpusat (Ops Ketupat) di mulai pada tanggal 10 juli sampai 25 julai 2015, banyaknya pasukan mencapai 145.761 personel.

Kekuatan yang di turunkan ini untuk pengamanan tempat peribadatan muslim, shalat ied, pemukiman masyarakat, jalur mudik termasuk terminal, stasiun, objek wisata dan tempat lainnya yang perlu mendapat pengamanan. (Agus)

loading...

Comments

comments!