Hadapi Arus Mudik Lebaran, Polres Rembang Tempatkan 10 Personel Tiap Km

780

REMBANG Redaksi.co.id Guna menciptkan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di jalur pantura saat arus mudik lebaran tahun ini, jajaran Polres Rembang menempatkan sepuluh personil polisi setiap satu kilometer di sepanjang jalan pantura mulai Kaliori hingga Sarang perbatasan Jawa Tengah – Jawa Timur.

Kapolres Rembang, AKBP Winarto menyebutkan, total ada sekitar 200 personel dari Mapolres Rembang yang dilibatkan dalam pengamanan arus mudik tahun 2015 ini. Jumlah itu belum termasuk tambahan kekuatan dari Mapolres Grobogan sebanyak 139 personel.
Sesuai dengan intruksi Kapolri, setiap satu kilometer di jalur Pantura Rembang sepanjang 60,8. KM akan ditempatkan personel. Jumlahnya menyesuaikan kondisi lapangan, mulai 6 hingga 10 personel tiap titik. Nanti akan ada 60 titik di sepanjang Pantura Kaliori hingga Sarang, jelas Winarto, usai gelar pasukan di Mapolres Rembang, Kamis (9/7/2015).

Lebih lanjut AKBP Winarto mengungkapkan, ada dua titik rawan kecelakaan yang patut diwaspadai oleh pemudik. Dua titik tersebut berada di Kecamatan Kragan, salah satunya Jalur Pantura yang berbatasan langsung dengan pantai.
Pada pengamanan mudik tahun ini, Mapolres Rembang juga menyiapakn enam pos, yang terdiri dari lima pos pengamanan serta satu pos pelayanan. Khusus untuk pos pelayanan, hanya difokuskn di alun-alun Rembang.
Di setiap pos, kami sediakan fasilitas bagi pemudik. Bagi pemudik yang ingin mandi, atau istirahat. Di sepanjang Pantura Rembang banyak kantong parkir dan rest area yang bisa digunakan untuk istirahat pemudik, terangnya

Dalam pengamanan arus mudik tahun ini, petugas tidak akan memberlakukan tilang bagi pemudik melanggar aturan lalu lintas. Namun, hal itu hanya berlaku bagi pelanggaran kecil saja, semisal berboncengan tiga atau kurang kelengkapan kendaraan.

Untuk kasus pelanggaran besar, tetap akan diproses sebagaimana aturan yang berlaku. Sebab, pengamanan mudik tahun ini termasuk kategori operasi kemanusiaan. Artinya langkah penindakan dari aparat polisi akan diminimalisir.

Jika memang ada pelanggaran biasa di jalan, maka akan kami arahkan. Tidak akan kami tindak atau tilang. Namun, untuk kasus pelanggaran besar, tentu tetap akan kami tindak, tandas dia. (Hasan)

loading...

Comments

comments!