PDIP Jabar Resmi Usung Marjuki-Mi’ing di Pilkada Karawang

164

JAKARTA Redaksi.co.id – Setelah melalui berbagai seleksi, PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi mengusung pasangan Ahmad Marjuki-TB Dedi Gumelar (Mi’ing) untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Karawang, Desember 2015 mendatang.

Rekomendasi pasangan tersebut dibacakan Bendahara DPD PDI-P Jawa Barat, Waras Wasisto, dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) diperluas.

“Dengan ini PDI Perjuangan secara resmi mengusung pasangan H Ahmad Marjuki dan TB Dedi Gumelar pada Pilkada Kabupaten Karawang 2015, kata Waras, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/7).

Selain diusung PDIP yang memiliki 9 kursi DPRD, pasangan tersebut juga didukung Partai Hanura (2 kursi) dan Partai Bulan Bintang (3 kursi).

Ahmad Marjuki merupakan seorang pengusaha dan ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Karawang, sementara TB Dedi Gumelar alias Miing adalah mantan anggota DPR RI Fraksi PDIP periode 2009-2014. Miing sebelum terjun ke politik juga seorang aktor terkenal.

“Marjuki-Miing merupakan pasangan yang pas. Marjuki merupakan sosok religius sementara Miing adalah figur nasionalis, kata Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Tubagus Hasanuddin.

Dikatakan, Pilkada Karawang adalah momentum mengembalikan marwah partai yang sudah 20 tahun tidak pernah menang pilkada. Padahal, PDIP merupakan partai pemenang legislatif.

“PDIP adalah partai pemenang legislatif, tapi selama 20 tahun tidak ada kader yang bisa menjadi bupati dan wakil bupati. Artinya ada yang salah dalam mesin partai selama ini. Ada kader yang tidak bekerja sungguh-sungguh. Dan saya tidak mau ke depan kita kalah. Semua elemen partai harus bahu-membahu memenangkan pasangan Marjuki-Miing, kata Hasanuddin.

Dia optimis jika pasangan ini akan memenangkan Pilkada Kabupaten Karawang. PDIP sudah memiliki modal 18 persen suara yang tidak akan berkurang, ditambah dengan suara partai pendukung dan elemen masyarakat lainnya.

TB Hasanudin yang juga anggota Komisi I DPR RI mengancam akan memberikan sanksi kepada kader yang tidak taat terhadap instruksi partai. Jika ada kader yang berkhianat, maka saya tidak segan-segan untuk memberikan sanksi, tegasnya.

Sementara itu, calon Bupati Karawang Ahmad Marjuki menyatakan bahwa penugasan itu adalah amanah berat dan berjanji akan bersunggung-sungguh untuk memenangkan pilkada.

loading...

Comments

comments!