Pansus Inspeksi Mendadak Ke Pelabuhan SLuke, PT SBAP Akui Tak Miliki BUP

REMBANG Redaksi.co.id - Pansus DPRD Rembang yang membahas soal Polemik Pelabuhan, Selasa (14 Juli 2015 ) pagi sekira pukul 09 00 WIB menggelar inspeksi mendadak ke lokasi...

41 0

REMBANG Redaksi.co.id – Pansus DPRD Rembang yang membahas soal Polemik Pelabuhan, Selasa (14 Juli 2015 ) pagi sekira pukul 09 00 WIB menggelar inspeksi mendadak ke lokasi pelabuhan Rembang terminal Tanjung Bonang, Sendangmulyo, Sluke.

Inspeksi mendadak pagi itu langsung dipimpin ketua Pansus Puji Santoso dan diikuti seluruh tim pansus DPRD Rembang.

Berdasarkan pantauan wartawan, dalam sidak tersebut tim pansus mendapati adanya aktivitas pengiriman melaluai lahan reklamasi PT Samudra Bahari Alam Persada (SBAP) yang selama ini mengklaim selaku pemegang Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dan adanya aktivitas pembongkaran tembok pagar pembatas reklamasi.

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Rembang di sela- sela inspeksi ke seluruh lokasi pelabuhan mengatakan bahwa agenda sidak tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung lokasi operasional Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Selain itu seluruh tim pansus juga meninjau seluruh lahan reklamasi yang sampai saat ini masih menjadi polemik.

“Dalam sidak ini kami juga melihat langsung alat berat yang sedang beroperasi memuat tambang tras ke kapal tongkang. Kita sidak terkait dengan lokasi operasional BUP, maupun lokasi yang sudah ada reklamasinya, mulai stokpile hasil tambang alat berat dan kapal tongkang yang bersandar. Setelah kami data dan kami dokumentasikan nanti kita tinggal melihat apakah aktivitas itu sesuai aturan atau tidak. Hasilnya belum bisa kami sampaikan. Tim pansus telah bertemu dengan salah satu karyawan PT SBAP yang sedang melakukan aktivitas muat hasil tambang dari stokpel ke kapal tongkang. Saat kami minta keterangan pihak PT SBAP apakah memiliki BUP, karyawan itu mengaku tidak memiliki BUP hanya memiliki Badan Usaha yang dinotariskan saja,ujar Puji Santoso.

Saat disinggung soal pembongkaran tembok batas reklamsi Puji menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Kepala UPP tembok pagar pembatas reklamasi itu sebenarnya telah sesuai aturan namun oleh salah satu investor tembok itu di bongkar dan itu tentunya menyalahi aturan.

Terpisah Kepala UPP Pelabuhan Kelas III Rembang Dodi Sambodo yang mendampingi tim pansus saat dikonfirmasi enggan berkomentar. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!