Sebanyak 71 Kendaraan Dinas Kota Bekasi Dipakai untuk Mudik

185

BEKASI Redaksi.co.id Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi mencatat, sedikitnya ada 71 mobil dinas yang dpinjam pegawai untuk keperluan mudik lebaran.

Mereka yang meminjam mobil ini, merupakan pejabat eselon II (setingkat Kepala Dinas) sampai eselon IV (setingkat Kepala Sub Bagian).

“Berdasarkan catatan yang masuk ke kami, sudah ada 71 mobil dinas yang diajukan untuk di pinjam. Itu semua juga sudah di-acc (disetujui),” ujar Yayan Yuliana, Kepala BPKAD Kota Bekasi, Selasa (14/07/2015).

Yayan mengatakan, jumlah mobil dinas yang di pinjam saat ini mengalami kenaikan di bandingkan tahun lalu. Tahun lalu, dari 774 mobil dinas, tercatat ada 60 kendaraan yang di pinjam oleh para pegawai untuk keperluan mudik.

Yayan mengatakan, mekanisme peminjaman mobil dinas, seperti tahun sebelumnya. Mereka di minta membuat surat pernyataan untuk bertanggung jawab atas segala kerusakan dan kehilangan mobil dinas ketika kendaraan itu dipakai.

“Mereka juga harus mendapat persetujuan dari pimpinan SKPD yang menaunginya,” kata Yayan.

Menurut Yayan, permohonan berkas peminjaman mobil dinas telah habis dan ditutup pada Selasa (14/07/2015) pukul 14.00.

Bagi pegawai yang belum mengajukan berkasnya, maka tidak akan diproses. Sebab Yayan mengaku, telah mensosialisasikan hal ini kepada para pegawai.

“Kami sudah berikan informasi melalui media atau surat edaran jadi kalau ada yang telat mengajukan permohonan, yah tidak akan diproses,” ucap Yayan.

Berdasarkan catatan yang dia punya, tahun lalu tidak ada laporan kerusakan atau kehilangan kendaraan mobil dinas saat dipakai mudik. Pasalnya, pemerintah telah mengingatkan agar mereka berhati-hati saat memakai mobil dinas.

Yayan mengimbau, pegawai yang meminjam kendaraan pemerintah harus mengembalikan tepat waktu. Pihaknya memberi batas waktu hingga hari Kamis (23/07/2015).

“Hari Rabu (22/07/2015) kan batas terakhir libur, jadi mereka sudah harus mengembalikan mobilnya keesokan harinya,” katanya.

Anggota Komisi C Bidang Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Achmad Usthucri mengatakan, setiap peminjam mobil dinas harus memperhatikan kondisi mobil dan mempertanggung jawabkan apabila ada kerusakaan terhadap mobil tersebut.

Menurut Achmad Usthucri, soal kewenangan bisa atau tidaknya mobil itu di pinjam, merupakan hak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kota Bekasi.

“Pegawai yang meminjam mobil dinas harus mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab. Sehingga, mereka akan berhati-hati menggunakan kendaraan pemerintah,” ujar Achmad. (Agus)

loading...

Comments

comments!