Diduga Mortir, ternyata Tabung Oksigen Berkarat yang Meledak di Pelabuhan Sedayulawas

496

LAMONGAN Redaksi.co.id – Ledakan keras dari gudang besi tua pelabuhan Sedayu, pada Rabu lalu (22 Juli), yang sebelumnya diduga berasal mortir ternyata berasal dari tabung oksigen berkarat yang tersulut api
dan meluncur seperti roket.

Kejadian barang meledak yang diduga mortir di pelabuhan Sedayu Lawas Lamongan tesebut terjadi jam 11.25 di lokasi penampungan besi tua milik PT. Jatim Perkasa Line Surabaya.

Korban, Imron (39 thn), warga Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, mengalami luka ringan di pinggang dan wajah bagian kanan yang terkena serpihan tanah bercampur besi.

Korban langsung dibawa lari oleh satpam Mardian ke rumah sakit Pambon Brondong.

Kronologi kejadian saat itu
korban melakukan aktivitas memisah besi tua dengan sampah, dan berencana akan membakar sampah.

Pada jam 11.25 korban membakar sampah dan mengenai barang yang diduga mortir. Barang tersebut tersulut api dan meluncur seperti roket dengan ketinggian 6 meter dari tanah, dan meninggalkan bekas lubang tanah dengan diameter melingkar 42 cm dan panjang 1 meter dengan lubang diameter 15 cm memanjang.

Imron (korban) mengalami luka ringan di bagian wajah sebelah kanan dan pinggang akibat terkena serpihan tanah yang ada di sekitar tabung tersebut.

Olah TKP dilakukan oleh Polsek Brondong, Koramil dan Polair pukul 12.35 WIB. Setelah investigasi TKP dan melihat barang yang ada, dipastikan barang tersebut bukan mortir melainkan tabung oksigen yang sudah berkarat dan tersulut, karena tekanan yang kuat mengakibatkan tabung tersebut meluncur dengan ketinggian 6 meter sejauh 60meter ke arah Laut.

Kapolsek Brondong AKP Sunaryo Putro memastikan bahwa barang yang meledak tersebut adalah tabung oksigen karena yang memindahkan adalah Fatah (saksi&operator escavator).

Melihat ukuran diameter dan panjangnya serta cara meluncurnya dapat dipastikan barang tersebut adalah tabung oksigen. Hal ini disertai keterangan korban yang mengatakan bahwa bentuknya adalah tabung.

“Korban terkena tanah yang ada serpihan besi karena lokasi adalah urukan tanah bercampur besi. Bukan mortir yang meledak melainkan tabung oksigen,” ungkap kapolsek Brondong.(Angga Mega)

loading...

Comments

comments!