Pasca Lebaran, Pegawai Pemkot Bekasi yang Bolos Hari Pertama Kerja akan Dikenai Sanksi

219

BEKASI Redaksi.co.id Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi akan segera mengirimkan teguran tertulis bagi para aparatur Pemkot yang bolos kerja di hari pertama pasca Idul Fitri 1436 H.

Hal itu dikatakan Sekertaris BKD Kota Bekasi, Husni Tarigan saat ditemui di kantornya, Rabu (22/07/2015). Ia mengungkapkan dari data awal sebanyak 155 aparatur baik PNS dan TKK tidak masuk di hari pertama dengan sepesifikasi 13 orang cuti bersalin dan umroh, 17 orang sakit dan 125 orang tanpa keterangan. Jumlah aparatur Pemkot Bekasi sebanyak 17 ribu lebih dengan 12.966 PNS dan sisanya TKK dan honorer.

Namun menurut Husni Tarigan untuk memastikan berapa jumlah aparatur yang bolos masuk di hari pertama kerja, BKD menurunkan 28 personil dibagi 4 tim beranggotakan 7 orang untuk melakukan pedataan langsung, atau sidak di setiap SKPD hingga tingkat kecamatan atau kelurahan.

Tim BKD menurut Husni Tarigan akan merilis jumlah PNS atau TKK yang mangkir.

“Setelah tim selesai melakukan pendataan. Sidak dilakukan secara langsung karena Pemkot Bekasi hingga saat ini masih melakukan absensi manual dan belum menggunakan absensi Elektronik (Pinjer Print),” katannya.

Sementara kepala BKD Kota Bekasi, Reni Henderawati mengungkapkan, berdasarkan Perwal 11 tahun 2013 tentang kode etik prilaku aparatur dan PP 53/2010 tentang PNS BKD hanya bersifat administrasi dan para SKPD harus melakukan pembinaan dan pengawasan disiplin dan nantinya data dari SKPD menjadi rujukan BKD memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. (Agus)

loading...

Comments

comments!