Tahanan Tewas Gantung Diri di Lapas Bulak Kapal Kota Bekasi

BEKASI Redaksi.co.id Seorang tahanan titipan kejaksaan Negeri Bekasi, Frangki Hadianto Siahaan (26), yang ditahan di ruang isolasi Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/07/2015)...

37 0

BEKASI Redaksi.co.id Seorang tahanan titipan kejaksaan Negeri Bekasi, Frangki Hadianto Siahaan (26), yang ditahan di ruang isolasi Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/07/2015) malam, ditemukan tewas gantung diri.

Korban ditahanan dalam kasus penganiayaan ini sudah dilimpahkan Polsek Bantargebang ke Kejaksaan Negeri Bekasi, dan menjadi tahanan titipan Kejaksaan Negeri Bekasi di Lapas Bulak Kapal. Belum diketahui penyebab mengapa ia gantung diri.

Namun, dugaan sementara korban mengalami depresi di dalam tahanan seorang diri dengan ruangan kecil ukuran 2 x 2 meter diruang hampa, terpisah dari tahanan lain.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas maupun kepolisian terkait hal itu. Sementara polisi masih meminta keterangan tiga orang petugas Lapas yang piket pada saat korban ditemukan tewas gantung diri.

Dari informasi yang diperoleh, Frangki sebelum ditemukan tewas, sempat meminjam sendok kepada rekannya di tahanan lain. Namun ia tak mau setelah diberikan sendok plastik. Tak lama korban sudah tewas gantung diri dengan menggunakan kain sarung yang diikatkan di teralis jeruji besi.

Polisi dan petugas keamanan sudah menyita kain sarung motif kotak-kotak yang digunakan korban untuk gantung diri sebagai barang bukti.

Untuk lebih lengkapnya identitas korban adalah sebagai berikut, korban adalah kelahiran Toba Samosir tgl 17 Juni 1989 (26 thn), Agama Katholik, belum kawin. Alamat Perum Mutiara Gading Timur Blok K-2 No.30 Kel. Mustika Jaya Kec. Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Asal penahanan Polsek Bantar Gebang dan telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Bekasi, status penahanan adalah titipan kejaksaan dari tgl 07-26 Juli 2015.

Dan kini korban masih dalam proses identifikasi Reskrim Polresta Bekasi Kota. (Agus)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!