Raih Predikat Teladan Sulteng 2015, Hj. Ramlah M. Siri, SPd, Msi, Kepala SMP Negeri 14 Palu akan Melenggang ke Istana

JAKARTA Redaksi.co.id - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2015 tinggal beberapa minggu lagi.Namun kali ini berbeda bagi Hj. Ramlah M. Siri, SPd, Msi, Kepala Sekolah...

36 0

JAKARTA Redaksi.co.id – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2015 tinggal beberapa minggu lagi.

Namun kali ini berbeda bagi Hj. Ramlah M. Siri, SPd, Msi, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 14 Palu, provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Pasalnya, Ramlah tercatat sebagai Kepala Sekolah Teladan dan Berprestasi tingkat Provinsi tahun 2015, setelah sebelumnya menjadi terbaik se kota/ kabupaten Palu, akan ikut merayakan Hari Kemerdekaan tersebut, di Istana Merdeka, Jakarta.

Memang, sudah tradisi, setiap peringatan 17 Agustus, para tenaga pendidik dan kependidikan teladan dari seluruh Indonesia, ikut serta merayakan Hari Kemerdekaan di Istana Negara. Dan biasanya, mereka juga dijamu oleh Ketua MPR, Ketua DPR dan Ketua DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Otomatis, sebagai Kepala Sekolah SMP Terbaik provinsi Sulteng, Ramlah akan diberangkatkan ke Jakarta, oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Sulteng, sebelum 17 Agustus 2015 mendatang. Ibu guru energik ini akan bergabung dengan para Kepala sekolah SMP terbaik dari provinsi lainnya di Indonesia.

Bahkan sebelum acara HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus, para Kepala Sekolah terbaik tingkat provinsi ini akan dinilai kembali, untuk menentukan terbaik tingkat Nasional oleh Kementerian Pendidikan.

“Insya Allah. Semoga di tingkat Nasional nanti, saya mewakili teman-teman seprofesi dari provinsi Sulteng mampu tampil maksimal, diantara para Kepala Sekolah terbaik dari provinsi lainnya,” kata Ramlah, saat dihubungi pasca Lebaran beberapa hari lalu.

Ramlah mengaku, dirinya masih terus mempersiapkan diri, kendati sudah terpilih sebagai Kepala Sekolah Terbaik provinsi Sulteng. Dalam bayangannya, meraih terbaik diantara terbaik, masih ada yang harus dioptimalkan, sesuai dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan.

Apa yang diraih Ramlah untuk sementara ini, tidak datang begitu saja. Berbagai proses mencapai predikat terbaik, dimulainya dari adanya peluang memimpin sekolah yang menjadi tanggungjawabnya.

Setelah sempat menjadi Wakil Kepala Sekolah beberapa tahun di SMP lain, sebelum menjadi Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Palu, kiprahnyapun sudah mulai kelihatan. Sepak terjangnya makin nyata, dalam 3 tahun terakhir ini setelah memimpin SMP Negeri 14 Palu.

Performa sekolah itupun benar-benar mengalami lompatan signifikan. Dari yang tadinya hanya sekolah biasa-biasa saja dan kurang terkenal, hingga menjadi sekolah favorit. Ramlah melakukan berbagai kebijakan yang menyentuh: Perwajahan sekolah yang dipermak (ganti ukuran dan posisi plang nama sekolah dan merubah cat tembok sekolah); Membuat lingkungan sekolah yang berbasis penghijauan (termasuk menginovasi ruang guru dan siswa memiliki miniatur taman dan kreativitas seni dari limbah); Membentuk program Bank Sampah; Membagun semangat para pendidik; hingga Memotivasi para siswanya untuk berprestasi di berbagai ajang lomba.

Berbagai predikatpun diraih oleh para siswa (seperti: dalam Lomba Pidato bahasa Asing; Lomba seni tari/vokal), maupun atas nama sekolah, setelah ia memotivasi anak didik dan para guru. Bahkan ada guru yang berhasil meraih terbaik dalam bimbingannya .

Sebagai catatan, siswa pendaftar ke SMP Negeri 14 Palu sebelumnya hanya sekitar 300-an. Namun setelah dua tahun terakhir dipimpinnya, melonjak menjadi 1.200 hingga 1.400 siswa. Padahal, daya tampung sekolah masih tetap 30 kelas, dan kemudian dialokasikan sesuai rombel yang berdasarkan ketentuan Dinas.

Selain aktivitasnya sebagai Kepala Sekolah, Ramlah yang pernah mendapatkan penghargaan Indonesian Of Education Award 2015 dari Lembaga Anugerah Prestasi Insani, Jakarta ini juga aktif dalam berbagai organisasi kewanitaan. Bahkan beberapa jabatan dipegangnya antara lain: Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan prov. Sulteng; Ketua I DPD Dharma Wanita Provinsi Sulteng (Ketuanya: Ibu Sekdaprov); Ketua Bidang Pendidikan Tim Penggerak PKK Prov. Sulteng (Ketuanya: Ibu Gubernur).

Ia juga tercatat sebagai pengurus GOPTKI (Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia) sebagai binaan dari Dinas Dikbud; dan anggota organisasi AKSI (Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia); serta juga aktif di Asosiasi PPKN (Pengajar Pendidikan Kewarga Negaraan).

Bahkan wanita gesit ini juga sering jadi langganan pengajar Etika di Pemilihan Putera-Puteri kota Palu. Sebab ia juga sudah beberapa kali mengikuti pelatihan Etika dan Keprotoleran, baik di kota Palu maupun di Jakarta. Tak jarang, dirinya diundang sebagai narasumber di acara-acara pendidikan di RRI dan TVRI lokal. Termasuk sering diundang sebagai pembicara di berbagai Seminar tentang Etika dan Pendidikan.

Atas sederet prestasi dan aktivitas kewanitaan ini, Ramlah juga pernah menerima Kartini Awards 2015, Mei lalu, di Jakarta.

“Ya, pada dasarnya saya memang suka beraktivitas dan berorganisasi. Suka ketemu banyak pihak, karena bisa saling sharing dan berbagi pengetahuan. Jadi, itu yang selalu membuat saya enjoy,” ungkap ibu dua anak ini. (DANS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!