25.000 Pendatang Baru Serbu Kota Bekasi Pasca Lebaran 2015

178

BEKASI Redaksi.co.id Setiap tahunnya penduduk di Kota Bekasi, Jawa Barat selalu bertambah. Adapun penambahan penduduk Kota Bekasi didominasi oleh warga pendatang.

Saat ini jumlah penduduk Kota Bekasi mencapai 2,5 juta jiwa. Dan sepertinya Kota Bekasi masih menjadi magnet bagi kaum urbanisasi untuk mencari nafkah.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, memperkirakan, jumlah warga pendatang pasca lebaran 2015 mencapai 25.000 jiwa.

“Kami prediksi, para pendatang yang ingin menetap di Kota Bekasi pasca lebaran 2015 ini mencapai 20.000 hingga 25.000 jiwa, baik yang melapor maupun yang tidak melaporkan status kepindahannya,” kata Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen, Rabu (29/07/2015).

Namun secara keseluruhan, kata dia, selama periode 2015, diperkirakan akan ada penambahan jumlah penduduk di Kota Bekasi hingga mencapai 45.000 jiwa.

“Secara keseluruhan, prediksi penambahan penduduk tahun ini mencapai 42.000 sampai 45.000 jiwa yang melapor status kepindahannya,” ungkap Alex.

Dibanding 2014, jumlah pendatang yang melapor ke Disdukcapil Kota Bekasi dengan membawa surat pindah ada sekitar 41.000 jiwa.

“Tentunya, banyak juga para pendatang yang tidak melaporkan kepindahannya,” kata Alex.

Dia mengimbau kepada para pencari kerja yang datang ke Kota Bekasi, agar dibekali dengan keterampilan khusus, sehingga dengan mudah terserap oleh perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru.

“Selain itu, tolong para pendatang segera mengurus surat keterangan tinggal sementara atau SKTS selama mencari kerja, agar tidak terjaring operasi kependudukan yang rutin dilakukan,” tambah Alex.

Untuk menertibkan para pendatang baru ini, pihaknya segera menggelar Operasi Yustisi di beberapa tempat umum, seperti terminal serta rumah kontrakan dan tempat umum lainnya.

“Kota Bekasi, saat ini sudah menjadi tujuan bagi para pencari kerja dari sejumlah daerah, karena letaknya yang strategis dan berdekatan dengan Ibukota,” pungkasnya. (Agus)

loading...

Comments

comments!