Tiga Paslon Cakada Rembang Jalani Tes Kejiwaan

REMBANG Redaksi.co.id Setelah menjalani tes kesehatan jasmani tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Rembang menjalani tes kejiwaan dan psikologis di RSUD dr Soetrrasno Rembang Kamis...

74 0

REMBANG Redaksi.co.id Setelah menjalani tes kesehatan jasmani tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Rembang menjalani tes kejiwaan dan psikologis di RSUD dr Soetrrasno Rembang Kamis (30 Juli 2015).

Dalam tes kejiwaan yang digelar selama dua jam ada yang selesai kurang dari satu jam, tapi ada pula yang selesai paling akhir. Para calonpun punya alasan masing masing.Tes berlangsung di lantai dua rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang. 6 orang calon bupati dan wakil bupati, mengikuti tes kejiwaan terlebih dahulu di dalam sebuah ruangan, duduk saling bersebelahan.

Mereka wajib mengerjakan 567 soal, diberi waktu selama dua jam. Tapi salah satu calon wakil bupati warga desa Kebloran Kec. Kragan, Ridwan selesai paling cepat, bahkan kurang dari satu jam.

Ridwan mengaku mampu mengerjakan seluruh soal. Menurutnya biasa saja, karena sudah sering mengerjakan soal seperti itu. Menurut lulusan Magister Hukum ini, tingkat pendidikan tinggi seseorang, sangat menentukan.

Calon yang selesai terakhir adalah Abdul hafidz, calon bupati dari jalur perseorangan. Hafidz mengaku perlu teliti mengerjakan soal. Setelah itu ia mengecek semuanya dari awal sampai akhir, untuk memastikan jawabannya sudah sesuai. Apalagi waktunya juga masih memungkinkan.

Bagi Hafidz, kondisi kejiwaan seseorang, tidak bisa diukur dari cepat lambatnya selesai mengerjakan soal.

Setelah selesai tes kejiwaan, keenam calon melanjutkan tes wawancara dengan dua orang psikolog di ruangan yang berbeda. Setiap calon butuh waktu rata rata setengah jam.

Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan Calon RS dr R Soetrasno, dr. Laksmi Iwandari menjelaskan pihaknya akan menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani calon, kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Rembang, paling lambat tanggal 02 Agustus 2015. Tetap ada rincian hasilnya, namun akan ditentukan dari sisi kesehatan, memenuhi syarat atau tidak.

Nantinya jika ada calon yang tidak memenuhi syarat, KPU Kab. Rembang akan mencoret. Ketua KPU Kab. Rembang, Minanus Suud mencontohkan apabila hasil pemeriksaan kesehatan salah satu calon wakil bupati, tidak memenuhi syarat, maka berimbas pada calon bupati dan begitu pula sebaliknya. Hal itu bersifat satu pasangan, tak bisa dipisahkan satu sama lain.

Pasangan yang dicoret, tidak boleh diusung kembali, maupun digantikan personel lain. Apabila masih tersisa dua pasang, KPU Kab. Rembang akan melanjutkan tahapan berikutnya. Jika ternyata tinggal satu pasang, mesti dibuka perpanjangan pendaftaran, selama tiga hari. (Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!