Tak Hanya Bisa Dibaca, Koran Ini Juga Bisa Dimakan

redaksi.co.id - Tak Hanya Bisa Dibaca, Koran Ini Juga Bisa Dimakan SOOPERBOY - Ada yang berbeda dari kebiasaan orang-orang yang gemar membaca di Inggris. Ya, jika...

21 0

redaksi.co.id – Tak Hanya Bisa Dibaca, Koran Ini Juga Bisa Dimakan

SOOPERBOY – Ada yang berbeda dari kebiasaan orang-orang yang gemar membaca di Inggris. Ya, jika pada umumnya setelah selesai membaca berita yang ada di dalamnya, Koran langsung diletakkan, ditumpuk bahkan dibuang, namun belakangan ini muncul sebuah ide dari sebuah Koran asal Inggris, Metro yang cukup unik.

Ide yang lahir dari kreativitas sejumlah tim redaksi Metro bersama sejumlah para ahli makanan yaitu salah satu Koran atau surat kabar yang terbit di Inggris tak hanya bisa dibaca tapi juga bisa langsung dimakan layaknya sebatang coklat.

Ya, ide yang sangat unik, kreatif dan luar biasa ini sepertinya terinspirasi dari film ‘Chocolate Factory’ yang diperankan oleh Willy Wonka, bercerita mengenai dirinya yang dapat menciptakan segala sesuatu yang ada disekitarnya untuk dapat dimakan.

Kerjasama antara pihak koran dengan ahli makanan ini memang menghasilkan ciptaan yang unik dan luar biasa, bahkan ini menjadi koran terunik di dunia. Jadi setelah selesai membaca, koran tersebut tidak perlu dibuang begitu saja menjadi sampah melainkan bisa langsung dimakan.

Heston Blumenthal seorang ilmuwan kuliner yang memiliki peran cukup besar dalam mewujudkan sebuah ide aneh ini mengatakan bahwa koran yang dapat dimakan tersebut merupakan salah satu obsesinya.

Tak hanya sekadar bisa dimakan namun rasa dari Koran ini sudah diuji sebelumnya. Para relawan telah mencobanya dengan mencabik-cabik koran tersebut dengan gigi dan memakannya setelah mereka baca. Dan relawan tersebut memberikan respon yang sangat baik dengan mengatakan bahwa koran tersebut sangat lezat.

Pembuatan adonan koran tersebut tidak terlalu membutuhkan proses yang sangat sulit, namun dalam pengolahannya memerlukan kecermatan. Adonan dalam menciptakan koran tersebut terdiri dari minyak sayur, tepung maizena, asam sitrat, permen arab, dan air yang kemudian dimasak sampai menjadi sebuah pasta liat dan selanjutnya bisa dibentuk menjadi lembaran-lembaran Koran.

Pasta tersebut lalu ditaburkan pada lembaran tipis dengan kain sutra yang telah diatur dengan sedemikian rupa agar bisa menjadi sebuah artikel, foto, dan headline. Untuk polesan akhir, koran lezat tersebut dibubuhi aroma vanila yang lembut.

Proyek brilian ini bisa menjadi salah satu pendorong bagi masyarakat untuk melakukan kebiasaan mendaur ulang.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!