Menteri Siti Sebut Ada Perusahaan Malaysia Bakar Hutan

213

redaksi.co.id – Menteri Siti Sebut Ada Perusahaan Malaysia Bakar Hutan

20 Perusahaan saat ini tengah diselidiki Polri terkait kasuspembakaran hutan yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Dari 20 perusahaan tersebut, ternyata disinyalir ada perusahaan asal Malaysia yang dianggap turut melakukan pembakaran hutan yang menimbulkan kabut asap hingga ke Singapura dan Malaysia.

“Ada yang dari Malaysia yang ketahuan, saya sudah lihat, yang Singapura ini masih kita lagi cari,” ucap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar seusai rapat terbatas soal penanganan kebakaran hutan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 16 September 2015.

Siti menekankan, pemerintah akan mengambil tindakan tegas yaitu berupa pencabutan izin usaha atau pembekuan usaha bagi perusahaan yang telah terbukti membakar hutan.

Proses pencabutan izin tidak akan berlangsung lama dan akan diupayakan secepatnya setelah penetapan dari kepolisian.

“Paling sebulan prosesnya, itu cepat prosesnya, kita langsung saja proses izin perusahaan itu,” ujar Siti.

Lalu, apakah pencabutan izin perusahaan asing tersebut tidak akan mempengaruhi terganggunya iklim investasi di Indonesia?

Siti menilai, saat ini yang terpenting adalah nasib jutaan warga di 6 provinsi yang menderita akibat menyebarnyakabut asap lantaran pembakaran hutan tersebut.

“Di Pekanbaru, di mana-mana rakyat sudah marah banget, maka kita harus tahu posisi itu. Sehingga beberapa langkah harus (dilakukan). Ini sudah terkait dengan hak manusia yang agak terganggu,” tukas Siti.

Sebelumnya,Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan 20 korporasi saat ini dalam proses penyidikan terkait aksi pembakaran hutan di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

20 Perusahaan tersebut, yaitu: 1. PT WAJ di OKI; 2. PT KY; 3 PT. PSM; 4. PT RHM; 5. PT PH; 6. PT GS; 7. PT RED; 8. PT MHP; 9. PT PN; 10. PT TJ; 11. PT AAM; 12. PT MHP; 13. PT MHP (berbeda tempat); 14. PT SAP; 15. PT WMAI; 16. PT TPR; 17. PT SPM; 18. PT GAL; 19. PT SBN; dan 20. PT MSA. (Ans/Dan)

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

loading...

Comments

comments!