Demokrat Tolak Gaji DPR Naik, Fahri: Jangan Ngoceh di Luar!

redaksi.co.id - Demokrat Tolak Gaji DPR Naik, Fahri: Jangan Ngoceh di Luar! Jakarta - Kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat menuai kritik tak hanya dari...

44 0

redaksi.co.id – Demokrat Tolak Gaji DPR Naik, Fahri: Jangan Ngoceh di Luar!

Jakarta – Kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat menuai kritik tak hanya dari eksternal, namun juga dari internal.

Partai Demokrat menganggap kenaikan tunjangan tak pantas dilakukan di tengah kondisi perekonomian yang buruk.

“Kami tidak sepakat. Tunjangan yang ada selama ini sudah cukup, tak perlu naik lagi,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Sjariefuddin Hasan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 17 September 2015.

Partai berlambang mirip Mercy itu lebih memilih uang tunjangan digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

“Sekarang pengangguran bertambah, rakyat enggak bisa beli barang kebutuhan. Belum lagi inflasi tinggi,” kata anggota komisi pertahanan DPR ini. “Rakyat itu makan saja susah, DPR harus prihatin.”

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR, Dimyati Natakusumah mengatakan tambahan tunjangan anggota dewan cair bulan depan.

Anggota DPR akan menerima total insentif minimal Rp 31 juta, belum termasuk gaji pokok, tunjangan suami istri, dan tunjangan jabatan. Sehingga total gaji yang dibawa pulang seorang anggota Dewan berkisar Rp 58-60 juta.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik rekan-rekannya yang terkesan mencari dukungan publik dengan menolak kenaikan tunjangan. Padahal, kata dia, ada prosedur bila mau menyuarakan pendapat. “Tolak di badan anggaran. Kan, tiap fraksi ada anggotanya di Banggar,” kata dia. “Jangan ngoceh di luar.” INDRI MAULIDAR

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!