Menkeu: Cadangan Devisa Masih Cukup untuk Impor Enam Bulan

redaksi.co.id - Menkeu: Cadangan Devisa Masih Cukup untuk Impor Enam Bulan JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia masih aman kata Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro.Cadangan devisa menurutnya...

44 0

redaksi.co.id – Menkeu: Cadangan Devisa Masih Cukup untuk Impor Enam Bulan

JAKARTA – Cadangan devisa Indonesia masih aman kata Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro.

Cadangan devisa menurutnya masih cukup untuk impor setidaknya untuk enam bulan ke depan.

“Itu masih setara enam bulan impor lebih, itu standar normal,” Kata Bambang kepada wartawan usai menghadiri rapat soal devisa yang dipimpin Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, di kantor Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015).

Walaupun cadangan devisa masih tergolong aman, namun pemerintah masih akan mendorong agar cadangan devisa bila terdorong. Dalam rapat yang dipimpin Jusuf Kalla, dibahas soal cara cara mendorong ekspor dengan cara deregulasi.

“Bagaimana misalnya memudahkan ekspor, kemudian kalau sudah ekspor bagaimana hasil ekspor itu bisa masuk ke sistem perbankan di Indonesia,” ujarnya.

Dibahas juga kebijakan yang mewajibkan penggunaan Letter of Credit (LC) oleh ekaportir. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menambah pasokan dollar, hingga mendorong cadangan devisa.

“Bagaiman devisa hasil ekspor itu lebih lama lagi ada di sistem perbankan, sehingga otomatis pasokan dollar juga menjadi leih banyak,” katanya.

Bila Indonesia memiliki cadangan dollar AS yang lebih banyak, maka nilai tukar rupiah terhadap dollar AS relatif akan lebih kuat. Diharapkan kebijakan tersebut bisa menahan pelemahan rupiah, seperti yang terjadi belakangan.

“Kalau punya dompet tebel kan lebih enak kan dari pada domepetnya kering, jadi intinya bagaimana kita mempertebal dompet kita itu,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengakui, cadangan devisa nasional menurun menjadi 103 miliar dollar AS, dari total cadangan devisa di bulan Agustus yang berjumlah 105,6 miliar dollar AS.

Agus membeberkan hal tersebut dalam rapat bersama komusu IX DPR, kemarin, Senin (21/9). Namun usai rapat saat diwawancarai wartawan, Agus tidak mengkonfirmasi jumlah tersebut.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!