Gugat Setiawan Djodi, Ini Curhat Iwan Fals

redaksi.co.id - Gugat Setiawan Djodi, Ini Curhat Iwan Fals Jakarta - Iwan Fals, 54 tahun, menggugat Setiawan Djodi, teman baiknya sejak 1989 yang sama-sama mendirikan...

55 0

redaksi.co.id – Gugat Setiawan Djodi, Ini Curhat Iwan Fals

Jakarta – Iwan Fals, 54 tahun, menggugat Setiawan Djodi, teman baiknya sejak 1989 yang sama-sama mendirikan Kantata Barock.

Gugatan itu bermula ketika penyelenggaraan konser Kantata Barock di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 30 September 2011 lalu.

PT Airo Swadaya Stupa, milik Setiawan Djodi, dianggap telah melanggar kontrak perjanjian dengan menayangkan rekaman konser di MNC TV tanpa persetujuan Iwan dan perusahannya, PT Tiga Rambu.

Gugatan yang dilayangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat itu telah memasuki persidangan. Berikut curhat Iwan Fals dalam artikel berjudul “Berhak Menggugat” di laman pribadinya, iwanfals.co.id, yang ditulis 14 September lalu:

Berhak Menggugat Oleh: Tiga Rambu

Aku mau jujur jujur saja Bicara apa adanya. Aku tak mau mengingkari hati nurani (Album Swami II Hio, 1991)

Kenapa kebenaran tak lagi dicari? Sudah tak pentingkah bagi manusia? Apakah kebenaran tinggal kata kata? Dari bibir pemenang pemenang semu. Aku tidak ingin menang Aku hanya ingin benar (Album Hijau Lagu Empat, 1992)

Rangkaian kata-kata di atas menghasilkan pernyataan dan pertanyaan. Pernyataan tentang kepatuhan kepada kejujuran. Pertanyaan tentang menggugat kebenaran. Jika saja dari awal segala sesuatunya dimulai dengan komunikasi yang terbuka dengan menghormati kesepakatan bersama maka diskusi partisipatif akan menjadi sebuah langkah indah gerakan kebudayaan.

Cidera janji bukanlah sebuah jenis gerakan kebudayaan kebangsaan. Langkah Kantata Barock, diawali pertemuan silaturahmi setelah Setiawan Djodi sembuh dari sakitnya yang kemudian oleh Sawung Djabo dan Iwan Fals diwujudkan menjadi suatu elemen pergerakan dengan menu musik. Yang kemudian akhirnya Konser Kantata Barock menyisakan kabar suram.

Saat ini, PT Tiga Rambu, perusahaan yang mengurus segala sesuatu tentang Iwan Fals sedang menunggu hasil persidangan sehubungan dengan adanya penayangan Konser Kantata Barock yang mungkin berulang oleh pihak PT Airo di stasiun TV MNC dalam kurun waktu Desember 2013 hingga pertengahan tahun 2014 tanpa ijin.

Yang artinya, PT Airo melanggar perjanjian kontrak kerja sama dengan PT Tiga Rambu, dimana banyak hal sudah diatur di dalam surat kesepakatan kerja sama tersebut.

Sangat dibutuhkan kepekaan dan saling menghargai apa yang diinginkan oleh nilai-nilai kehidupan bersama. Begitu juga dengan Perjanjian Kerjasama penyelenggaraan konser yang sudah ditandatangani. INDRI MAULIDAR

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!