Ajaib, Bayi Ini Bisa Bertahan Hidup dengan Otak dan Tengkoraknya Hanya Setengah

236

redaksi.co.id – Ajaib, Bayi Ini Bisa Bertahan Hidup dengan Otak dan Tengkoraknya Hanya Setengah

Hidup itu rahasia Ilahi. Jaxon Buell, bayi mungil ini lahir dengan sebagian otak dan tengkoraknya lenyap. Namun ia mampu bertahan hidup, dan sukses melewati ulang tahun pertamanya.

Brittany (27) dan Brandon Buell (30), ibu dan ayah bayi asal Tavares, Florida, AS ini bercerita anaknya yang lahir lewat operasi sesar 27 Agustus 2014, mengalami malfungsi organ tubuh yang disebut Microhydranencephaly.

Kelainan ini ditemukan di 1 di antara 4.859 kelahiran bayi di AS tiap tahunnya. Namun umumnya, usia bayi yang mengalami malfungsi seperti ini atau menderita Microhydranencephaly, tak pernah bertahan lama.

Jaxon Buell, bayi mungil ini lahir dengan sebagian otak dan tengkoraknya lenyap. Namun ia mampu bertahan hidup, dan sukses melewati ulang tahun pertamanya. (dailymail.co.uk)

Bayi lucu yang memiliki nama panggilan Jax ‘Strong’ ini mendapatkan dukungan dari organisasi nirlaba GoFundMe, yang telah mengumpulkan dana tak kurang US$ 54.000 dari 1.181 donor.

Kisah Jax Strong ini telah menyebar viral lewat sosial media, seperti dikutip DailyMail, Minggu (27/9/2015).

Di Facebook, kisah tentang bayi ajaib ini hingga berita ini diturunkan sudah dibagikan sebanyak 18.000 kali dan mendapatkan tanda Like sebanyak 80.554 dari Facebookers.

Para pakar kesehatan dan dokter yang menangani bayi ini belum yakin seberapa lama Jax Strong akan bertahan. Kelainan organ Jax ini sebenarnya sudah terendus sejak usia kandungan 17 minggu.

Brittany (27) dan Brandon Buell (30), ibu dan ayah bayi asal Tavares, Florida, AS, Jaxon Buell. (dailymail.co.uk)

Brandon berkisah, mereka mendapatkan informasi bayinya laki-laki. Namun pemeriksaan ultrasonik di bagian kepalanya, menunjukkan ada sesuatu, seperti organnya tak bertumbuh.

Pasangan muda itu mencoba tegar, dan pada usia kandungan 23 minggu, dokter memberi pilihan kepada Brandon dan Brittany, untuk melakukan sesuatu pada bayinya yang terindikasi mengalami kelainan serius.

Dokter menyarankan agar janinnya digugurkan dengan pertimbangan medis. Namun Brittany dan Brandon menolaknya.

Pasangan ini memiliki pandangan keras menolak aborsi, dan opsi itu jelas bukan pilihan mereka.

(red/atno/wi/anto/RDS)

loading...

Comments

comments!