Polda Metro Tak Permasalahkan Minati Atmanegara Minta Gelar Perkara Ulang

redaksi.co.id - Polda Metro Tak Permasalahkan Minati Atmanegara Minta Gelar Perkara Ulang Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia FelisianiJAKARTA - Permintaan gelar perkara ulang atas status tersangka plagiat...

20 0

redaksi.co.id – Polda Metro Tak Permasalahkan Minati Atmanegara Minta Gelar Perkara Ulang

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

JAKARTA – Permintaan gelar perkara ulang atas status tersangka plagiat yang disandang Minati Atmanegara tak dipermasalahkanPihak Polda Metro Jaya.

Permintaan gelar perkara ulang ini disampaikan Minati ke Bareskrim pada Senin (21/9/2015) lalu didampingi kuasa hukumnya Razman Arif Nasution dan adik kandungnya, Cintami.

Selain itu, pihak Minati juga menduga ada penyidik di Polda Metro yang tidak netral dalam kasus ini. Dan penyidik itu sudah dipindah serta dilaporkan ke Propam.

“Saya tadi sudah ke Polda Metro, sekarang saya ke Bareskrim minta agar status tersangka Minati digelar perkara khusus,” tegas Razman di Bareskrim.

Menanggapi permintaan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Muhammad Iqbal tidak mempermasalahkannya.

“Ya kalau memang mau minta gelar perkara ulang silahkan saya, asal memang ada alasan kuat dan masuk akal. Itu boleh saya,” ucap Iqbal, Minggu (27/9/2015).

Sebelumnya, Minati Atmanegara kaget ketika ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Polda Metro Jaya.

Status tersangka itu diperoleh Minati karena laporan yang dibuat oleh instruktur senam, Roy Tobing.

“Surat penetapan status tersangka tentu mengagetkan saya, karena saya sudah serahkan barang bukti yang meringankan saya,” kata Minati saat dijumpai di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2015).

Ketika mendatangi kantor polisi, Minati tidak hanya membeberkan barang bukti yang dapat menguatkan posisinya.

Minati juga menjelaskan kalau ia sama sekali tidak mencatut gerakan senam milik Roy, seperti yang sudah dituduhkannya.

“Saya menggunakan gerakan dari The Art of Body Language. Tentu sebagi warga negara yang baik, saya datang menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya,” jelas Minati.

Bahkan, kata Minati, ia memiliki surat dari Dirjen HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) yang menyatakan bahwa gerakan senam milik Roy, sangat berbeda dengan gerakan senam milik Minati.

Namun sayangnya, Roy sudah kadung melaporkan Minati dan polisi sudah menjadikannya sebagai tersangka.

“Padahal, saya punya surat dari HAKI bahwa senam saya dengan Roy berbeda. Saya ingin tahu apa yang diinginkan pak Roy, makanya saya datangi Dirjen HAKI. Eh, malah kemudian saya dilaporkan bulan November sama Roy,” sesal Minati.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!