Kejagung tetap usut dugaan korupsi PT VSI meski kalah praperadilan

redaksi.co.id - Kejagung tetap usut dugaan korupsi PT VSI meski kalah praperadilan - Kejaksaan Agung menyatakan terus melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembelian hak...

18 0

redaksi.co.id – Kejagung tetap usut dugaan korupsi PT VSI meski kalah praperadilan

– Kejaksaan Agung menyatakan terus melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembelian hak tagih (cessie) PT Adyesta Ciptama oleh PT Victoria Securitas Indonesia (VSI) dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada tahun 2003 lalu. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Widyo Pramono mengatakan, putusan praperadilan belum menyentuh substansi perkara.”Jadi ada upaya lanjut yang dilakukan penyidik. Upaya apa tunggu nanti putusan saya dapat putusan secara tertulis,” kata Widyo Pramono usai sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/9).Widyo Pramono mengatakan, proses hukum tidak akan berhenti meski sidang praperadilan telah mengabulkan permohonan PT VSI. Meski kalah dalam sidang praperadilan, ia mengaku menghormati putusan hakim tunggal Ahmad Rivai yang mengabulkan permohonan yang diajukan PT VSI.”Nanti dulu saya dapat putusan dulu. Ini proses, proses tidak berhenti sampai disitu. Masih banyak jalan lain ke Roma. Nanti kita pelajari kasus ini,” ujar dia.Sementara dikesempatan lain, Eko Sapta Putra kuasa hukum PT VSI meminta Kejagung menghentikan penyelidikan lantaran sidang praperadilan telah menyatakan penggeledahan yang dilakukannya tidak sah. Apalagi Kejagung juga diminta untuk mengembalikan barang-barang yang telah disita.”Menyambut baik putusan hakim sebagian dikabulkan. Pengeledahan kan membutuhkan ijin yang spesifik apa yang digeledah dan disita, tapi faktanya tidak sesuai tempatnya, ya harusnya penyidikan dihentikan,” kata Eko.

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!