Singgung Ahmad Dhani, Farhat Abbas: Jangan Berisik, Mana Surat DPO

redaksi.co.id - Singgung Ahmad Dhani, Farhat Abbas: Jangan Berisik, Mana Surat DPO Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery LazuardiJAKARTA - Setelah lama bungkam, pengacara Farhat Abbas akhirnya angkat...

25 0

redaksi.co.id – Singgung Ahmad Dhani, Farhat Abbas: Jangan Berisik, Mana Surat DPO

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

JAKARTA – Setelah lama bungkam, pengacara Farhat Abbas akhirnya angkat bicara. Melalui akun twitter @farhatabbaslaw, mantan suami Nia Daniati itu menyinggung musisi Ahmad Dhani.

Dia mempertanyakan ucapan suami Mulan Jameela itu dan pengacara Ramdan Alamsyah yang meminta dia supaya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian. Sebab, Farhat telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Udah!,,, jangan berisik! Mana surat DPO nya? Di persidangan gak ada tuh aku DPO,,?” “Tak ada DPO,yg dimasukan Penyidik ke daftar bukti:surat perintah membawa tersangka nomor sp.bawa/73/IX/2015 Dit reskrimsus tgl 10 sep 2015”

Farhat Abbas mengaku dalam waktu dekat akan memenuhi panggilan penyidik Subdit Cyber Crime Dit reskrimsus Polda Metro Jaya.

“Tunggu aja, satu dua hari ini gue penuhi panggilan polda kog, kan jelas gue kemana dan berobat apa? Ngapain di cari? Tunggu aja lagi?!

Ramdan Alamsyah, selaku kuasa hukum Ahmad Dhani, menegaskan Farhat Abbas seharusnya sudah ditahan aparat kepolisian atas kasus pencemaran nama baik.

Aparat Subdit Cyber Crime Dit Reskrimsus telah menetapkan status tersangka kepada Farhat Abbas. Berkas acara pemeriksaan (BAP) sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan dan dinyatakan P21. Namun, sampai saat ini tahap kedua belum dapat dilakukan.

Hal ini karena pria yang berprofesi sebagai pengacara itu tidak memenuhi pemanggilan penyidik sebanyak dua kali. Sehingga, tersangka dan BAP belum dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kami memastikan agenda tahap dua yang semestinya sudah dilakukan kemarin sampai saat ini belum terlaksana. Yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan penyidik,” tutur Ramdan Alamsyah ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9).

Dia menjelaskan secara normatif aparat kepolisian berhak membawa paksa ataupun menangkap Farhat Abbas. Sebab, telah disampaikan surat pemanggilan sebanyak dua kali yang dikirimkan ke rumahnya di Bogor.

Menurut dia, penyidik sedang berupaya mencari mantan suami Nia Daniaty. “Kami harap polisi menahan, membawa, dan menangkap untuk dilakukan tahap dua,” tambahnya.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!