Habis Merger, Goodbye Indonesia AirAsia

redaksi.co.id - Habis Merger, Goodbye Indonesia AirAsia Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia akan mengakhiri operasinya di Indonesia karena digabungkan (merger) dengan Indonesia AirAsia X. Direktur Jenderal Perhubungan...

7 0

redaksi.co.id – Habis Merger, Goodbye Indonesia AirAsia

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia akan mengakhiri operasinya di Indonesia karena digabungkan (merger) dengan Indonesia AirAsia X. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Suprasetyo, mengatakan merger ini dilakukan untuk membuat kinerja keuangan Indonesia AirAsia yang sempat negatif menjadi positif.

Menurut Suprasetyo, merger itu untuk menyelamatkan Indonesia AirAsia dari ancaman pencabutan izin operasional. Sebab, dengan bergabung bersama AirAsia X, ekuitas Indonesia AirAsia tidak jadi negatif. Indonesia AirAsia X ekuitasnya tidak negatif, karena belum diaudit dan belum setahun beroperasi,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Suprasetyo, pasca merger tidak ada lagi Indonesia AirAsia. Semua operasional AirAsia di Indonesia berada di bawah payung Indonesia AirAsia X, yang melayani penerbangan jarak menengah dan jauh . Untuk itu, Indonesia AirAsia X dipersilakan mengajukan rencana bisnis terbaru dan mengurus izin rute lagi agar bisa menggunakan rute-rute yang kini dioperasikan oleh Indonesia AirAsia.

Indonesia AirAsia sudah tak berlaku lagi. Sertifikat operator penerbangan juga tinggal satu yaitu Indonesia AirAsia X. Indonesia AirAsia merupakan satu dari 13 maskapai penerbangan yang ekuitasnya negatif, berdasarkan pemriksaan Kementerian Perhubungan pada Juli 201.

Kementerian mengancam akan mencabut izin operasional maskapai-maskapai itu jika ekuitasnya tak bisa positif sampai 30 September 2015. Saat diminta konfirmasi, Presiden Direktur Indonesia AirAsia Sunu Widiyatmoko tak menjawab. Sementara Chief Executive Officer PT Indonesia AirAsia X Dendy Kurniawan enggan berkomentar banyak. Dia memilih menunggu pengumuman resmi dari Kementerian. Saya nggak mau mendahului, kata dia saat dihubungi.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!