Raisa: “Saya Mengatakan Itu kepada Ibu, Beliau Menangis”

redaksi.co.id - Raisa: “Saya Mengatakan Itu kepada Ibu, Beliau Menangis” KAMI teringat kali pertama bertemu Raisa di Kemang, Jakarta. Kala itu, Raisa belum menjadi siapa-siapa. Yang...

33 0

redaksi.co.id – Raisa: “Saya Mengatakan Itu kepada Ibu, Beliau Menangis”

KAMI teringat kali pertama bertemu Raisa di Kemang, Jakarta. Kala itu, Raisa belum menjadi siapa-siapa. Yang publik tahu, ia gadis cantik, ngetop lewat YouTube, dan mencoba menjadi penyanyi profesional dengan merekam lagu Serba Salah.

Kami menemui Raisa untuk rubrik Audisi Bintang dengan topik meraih popularitas lewat YouTube. Raisa yang dulu senantiasa berbusana santun, riasannya tidak menor. Elegan. Meski kini menjadi yang terpopuler di industri musik, Raisa tak banyak berubah.

Gaya berbusananya tetap menghindari buka-bukaan. Riasannya natural. Oh iya, wawancara pertama bersama Bintang waktu kantor manajemen masih pindah-pindah, ucap Raisa ketika berkunjung ke Bintang, Selasa (22/9). Ia menambahkan, Secara pribadi tidak banyak yang berubah. Secara waktu, memang lebih tersita karena konsentrasi ke karier.

Raisa memulai obrolan dengan sesuatu yang lebih personal: ibu. Ibunda Raisa dulunya seorang penyanyi. Ia pernah merekam lagu dan tampil beberapa kali di TVRI. Kegigihannya memperjuangkan karier membuat Raisa kecil kagum. Ketika kecil, penyanyi kelahiran 6 Juni ini sering berdendang di rumah. Ibulah yang mengangkat rasa percaya diri Raisa. Dulu ia senang karaoke, duet bersama ibu.

Dia perempuan dengan suara terbaik yang pernah saya dengar. Ketika saya ingin menyanyi profesional, Ibu orang pertama yang percaya bahwa nama saya kelak akan tercatat dalam sejarah musik Indonesia. Ia percaya, kelak saya dan musik yang saya bawakan bisa memberi pengaruh besar kepada orang lain, beri tahu Raisa.

“Saya kemudian berpikir, Ibu dulu ingin berkarier. Ia kemudian menikah, melahirkan anak. Akhirnya, prioritas hidup bergeser. Karier bukan lagi segala-galanya. Ia memutuskan untuk mengurus suami dan merawat saya sebagai salah satu anaknya, sambung Raisa.

Ia kemudian mengingat ibunya tidak pernah memaksanya ikut lomba, menyuruhnya les vokal atau les piano. Ria, kata Raisa, mendukung apa pun yang dicintai anak-anak. Kadang, Raisa ingin dipaksa namun Ria memberi satu hal yang paling berharga dalam hidup: kebebasan.

Setelah menjalani karier lima tahun lebih, barulah pencetak hit Apalah (Arti Menunggu) dan Melangkah sadar, ia sedang mewujudkan mimpi ibunya. Beberapa minggu lalu, Raisa menjalani syuting produk kecantikan. Produk itu ingin menampilkan foto-foto Raisa dan ibu mengingat sebagai anak, ia dinilai berhasil mewujudkan mimpi orang tua dan membahagiakan keluarga.

Saya mengatakan itu kepada Ibu. Beliau menangis dan merasa bahwa banyak yang sudah saya lakukan dalam bermusik dan itu untuk membahagiakan Ibu dan Ayah. Lalu kami terkenang salah satu momen bersama di rumah. Kami senang karaoke. Ada tiga lagu yang wajib dinyanyikan saat berkaraoke. Yakni, ‘Greatest Love of All’ dari Whitney Houston, ‘Somewhere Out There’ milik James Ingram, dan Ibu sering meminta saya menyanyikan ‘My All’ dari Mariah Carey, Raisa mengenang.

(wyn/gur)

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!