Jebol atap sel pakai gunting, 3 tahanan PN Singkawang kabur

249

redaksi.co.id – Jebol atap sel pakai gunting, 3 tahanan PN Singkawang kabur

– Tiga tahanan melarikan diri dari sel tahanan Pengadilan Negeri Singkawang sekitar pukul 12.00 WIB. Sontak saja, aksi Yuswandi alias Yus dan Indra Kurniawan, terdakwa kasus pencurian serta Aitullah alias Ali terdakwa kasus narkotika yang kabur lewat atap plafon ruang tahanan dengan cara menjebol menggunakan gunting tersebut membuat aparat menjadi kalang kabut.

“Kami akan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tiga terdakwa yang kabur secara maksimal. Kita juga minta bantuan ke Polres terdekat untuk melokalisir wilayah pelarian tiga terdakwa,” kata Kapolres Singkawang AKBP Agus Triatmaja saat mendatangi lokasi kejadian di Pengadilan Negeri Singkawang, seperti dilansir Antara, Senin (5/10).

Menurut Agus, pihaknya akan segera menyelidiki kasus ini dan akan melakukan investigasi terkait kasus kaburnya tahanan PN Singkawang yang saat itu masih dalam penjagaan anggota.

“Kalau kita lihat atap tahanan tidak terlalu tinggi dan ada kursi, sehingga memudahkan tahanan untuk kabur, dan ini akan kita evaluasi serta meningkatkan kewaspadaan dalam penjagaan di kemudian hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang M. Ravik menjelaskan, pada saat kejadian, petugas kejaksaan yang terlibat dalam pengamanan sebanyak dua orang dan petugas kepolisian juga sebanyak dua orang.

Meski demikian, ia berjanji akan memberikan sanksi kepada petugas apabila ditemukan fakta melakukan kelalaian dalam menjaga tahanan.

“Kita akan selidiki apakah ada faktor kelalaian atau tidak. Dan ketika saat peristiwa itu terjadi yang pastinya anggota melakukan penjagaan di ruang sidang,” ujar M. Ravik.

Sementara Ketua Pengadilan Negeri Singkawang Irwan mengaku tidak menduga yang akan dibacakan putusannya oleh majelis hakim ini kabur melarikan diri melalui atap plafon. “Tentu akan diselidiki kenapa bisa melarikan diri,” katanya.

Dia menjelaskan, ada delapan tahanan di blok ruang tahanan PN Singkawang. Saat kejadian berlangsung, hujan sedang turun. Sementara itu, seorang saksi mata, yang juga merupakan tahanan di dalam blok, mengaku dirinya sempat melihat aksi itu.

“Saya berteriak ada yang melarikan diri dan saat itu dalam kondisi hujan,” tandasnya.

(red//ainuddin/MZ)

loading...

Comments

comments!