Kualitas Pembangkit Listrik Dari Tiongkok Buruk

redaksi.co.id - Kualitas Pembangkit Listrik Dari Tiongkok Buruk Dalam program percepatan pembangunan kelistrikan (Fast Track Program/FTP) tahap satu dan dua, pemerintah menggandeng Tiongkok sebagai mitra utamanya.Namun...

22 0

redaksi.co.id – Kualitas Pembangkit Listrik Dari Tiongkok Buruk

Dalam program percepatan pembangunan kelistrikan (Fast Track Program/FTP) tahap satu dan dua, pemerintah menggandeng Tiongkok sebagai mitra utamanya.

Namun dalam pelaksanaannya banyak pembangkit listrik yang rusak dan terbakar karena kualitasnya tidak bagus.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menjelaskan jika pemerintah ingin mendapatkan kualitas pembangkit listrik yang baik, harus meningkatkan daya tawarnya.

Hal itu agar tidak semua barang bekas (KW) dari Tiongkok digunakan di Indonesia.

“Pemerintah harus punya daya tawar pada Tiongkok agar tidak diberi pembangkit KW 2,” ujar Tulus.

Salah satu cara meningkatkan daya tawar menurut Tulus, melalui peningkatan anggaran investasi untuk mengimpor pembangkit dari Tiongkok.

Karena selama ini Tiongkok hanya menawarkan produknya sesuai kemampuan pemerintah membayar.

“Pembangkit Tiongkok bentuk yang bagus, asal wani piro?,” ujar Tulus.

Tulus mengingatkan kepada pemerintah pada proyek listrik 35 ribu megawatt jangan mengulang kesalahan yang sama dengan FTP satu dan dua.

Karena menurut Tulus kebutuhan listrik di dalam negeri semakin bertambah seiring pertumbuhan ekonomi.

“Yang jelas pemerintah jangan mengulangi kesalahan pada proyek 10 ribu megawatt jilid satu dan dua,” kata Tulus.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!