Mengapa Bocah yang Dibunuh dalam Kardus, Pulang Lewat Jalan Berbeda?

344

redaksi.co.id – Mengapa Bocah yang Dibunuh dalam Kardus, Pulang Lewat Jalan Berbeda?

, Jakarta – Polisi menelusuri dugaan awal, mengapa Putri Nur Fauzia, bocah korbn pembunuhan yang jasadnya ditemukan dalam kardus, pulang sekolah lewat jalur yang berbeda.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan, seharusnya Putri bersekolah, SDN 05 Kalideres, untuk menuju rumahnya, seharusnya Putri belok kiri.

“Saat pulang sekolah, Putri justru belok ke kanan,” kata Krishna di Polda Metro Jaya, Senin 5 Oktober 2015. Keterangan tersebut, kata Krishna, diperoleh polisi dari kesaksian adik sepupu Putri yang sempat mengejarnya.

“Saat itu, adik sepupu Putri telah berupaya memanggil Putri dan mengejarnya, tapi Putri tak menghiraukannya,” ucapnya.

Krishna menuturkan, pada Jumat lalu, 2 Oktober, Putri pulang sekolah pada pukul 09.30. Namun, 15 menit kemudian, adik sepupunya yang berupaya untuk mengejar Putri kehilangan jejaknya.

Pada Jumat malamnya, sekitar pukul 22.30, imbuh Krishna, Putri kemudian ditemukan di dalam sebuah kardus dengan kondisi tak bernyawa. Jenazah siswa kelas 2 SDN 05 Pagi itu ditemukan di kawasan Kampung Belakang, Kamal, Jakarta Barat.

Sebelumnya, Putri sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya lantaran tak kunjung pulang ke rumah dari sekolahnya di SDN 05 Pagi Kalideres. Setelah ibu dan ayahnya berpisah, Putri pun tinggal bersama ibu dan neneknya di Rawa Lele, RT 006 RW 07, Kalideres. GANGSAR PARIKESIT

(red/ovi/riawan/NT)

loading...

Comments

comments!