Ojek Online Bikin Omzet Taksi Hingga Metromini Turun 40%

130

redaksi.co.id – Ojek Online Bikin Omzet Taksi Hingga Metromini Turun 40%

Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyatakan, keberadaan ojek onlinemenggerus pangsa pasar angkutan umum lain. Pendapatan angkutan umum seperti taksi, bus, dan jenis angkutan lainnya turun hingga 40 persen.

“Penurunan pendapatan pasti ada. Angkutan seperti bajaj, mikrolet, taksi itu turun 30 persen. Bus kota bahkan sampai 40 persen. Faktor karena keberadaan itu (ojek online), juga ditambah dengan sekarang daya beli masyarakat kan sedang menurun,” ujar Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan, di Jakarta, Senin (12/10/2015).

Dia meminta pemerintah menentukan sikap serta tegas dalam menindak angkutan motor (ojek) online seperti Go-Jek, Grab Bike dan sebagainya.

Menurutnya, para pengusaha angkutan umum yang bernaung di bawah payung Organda hingga saat ini masih menanti kejelasan sikap pemerintah terhadap jenis angkutan tersebut.

“Jadi ini tergantung ketegasan pemerintah, kalau ini dibiarkan pertumbuhannya nanti jadi tidak terkendali,”

Dia menjelaskan, hingga saat ini angkutan motor tidak memiliki payung hukum yang jelas. Dan jika nantinya akan melakukan penertiban, maka pemerintah sendiri nantinya yang akan direpotkan karena jumlahnya yang semakin banyak. Hal ini belum lagi dampak sosial yang diakibatkan dari penertiban tersebut.

“Ketika nantinya mempertegas aturannya, maka pemerintah yang akan kelabakan. Pemerintah harus jelaskan tentukan sikap. Kalau terus dibiarkan juga nantinya akan timbul banyak dampak sosial, apakah di Jakarta, Bogor, Bandung dan lain-lain,” kata dia.

(red/ris/ahyudianto/AW)

loading...

Comments

comments!