Waspada, Arisan Berantai Marak Lagi!

364

redaksi.co.id – Waspada, Arisan Berantai Marak Lagi!

Entah sudah berapa banyak korban, tawaran menghasilkan duit melalui social financial networking alias arisan berantai tetap tak ada habisnya. Setelah skema Manusia Membantu Manusia (MMM) tahun lalu, kini ada dua tawaran sejenis yang sedang ramai di masyarakat.

Salah satunya, skema Manager100 yang berawal di Batam. Seperti skema arisan berantai ini, proses perekrutan dan operasional menggunakan sistem online. Rudi, salah satu member di Jakarta mengklaim, Manager100 baru berkembang tiga pekan terakhir. Anggotanya sudah 11.700 orang.

Rudi mengaku, bergabung dengan skema ini sejak pertama beroperasi. “Saya sudah untung sekitar Rp 6 juta,” klaimnya, Senin (12/10). Pertama kali bergabung, calon anggota harus mendaftar ke seorang upliner dengan biaya Rp 120.000. Rinciannya: Rp 20.000 untuk pembelian pin anggota dan Rp 100.000 masuk ke kantong upliner.

Setelah itu, anggota dapat akses masuk ke website resmi: www.manager100.com. Setiap anggota baru harus merekrut dua member di bawahnya alias downliner. Sehingga berkembang menjadi jaringan seperti skema multilevel marketing (MLM).

Saat merekrut dua downliner, anggota itu naik ke level 1. Tapi, di level ini ia belum mendapat untung. Bahkan, harus menyetor Rp 100.000 sebagai biaya upgrade level. Nah, agar mencicipi untung pertama kali, anggota arus mencapai level 4. Artinya, dalam grupnya ia punya 30 downliner. Keuntungan dari setoran upgrade 16 downliner terbawah.

Dengan setoran masing-masing Rp 100.000, ia mendapat Rp 1,6 juta. Keuntungan berikutnya dengan jumlah sama bakal diterima tiap kali member di bawahnya capai level 4. Tak ada keuntungan tanpa merekrut anggota yang banyak, kata Rudi.

Sejauh ini, tidak ada batasan jumlah member. Dengan kata lain, selama jaringan seorang anggota Manager100 terus berkembang, diklaim untung akan terus mengalir.

Sebelumnya, sejak Agustus 2015 tawaran sejenis, yaitu Arisan Faliang juga gencar merekrut anggota. Shofwan Hadi, founder Arisan Faliang Asia di Indonesia bilang, Falian laiknya komunitas arisan. Alhasil, “Tak perlu izin usaha,” ujarnya.

Semula komunitas ini berkembang pesat di China. Showfan mengembangkan di Jakarta. Klaim dia, hingga Jumat (9/10), sudah 45.000 anggota bergabung di Indonesia. “Saya rekrut 100 member dan untung Rp 300 juta,” ujar dia.

Faliang juga hanya bisa diakses online melalui www.faliang.asia. Calon anggota harus menyetor biaya daftar Rp 160.000. Untuk mengaktifkan keanggotan, member harus rekrut tiga anggota di bawahnya. Dari tiga downliner, ia terima Rp 480.000. Tapi, ia juga wajib bayar biaya upgrade Rp 300.000 ke upliner.

Anggota baru bisa mencicipi keuntungan lain jika punya 12 downliner dalam grupnya. Saat itu, ia berhak menerima setoran biaya upgrade level dari 9 downliner terakhir, masing-masing Rp 300.000.

Eko Endarto Perencana Keuangan, bilang, masyarakat harus waspada, skema seperti ini mengarah ke money game. Perputaran uang hanya terjadi dan berlangsung antara anggota. Tak ada produk atau jasa yang ditawarkan. Jika salah satu anggota menolak upgrade sistem, dalam grupnya akan macet. “Ujungnya, posisi upliner untung, tapi downline atau yang baru bergabung rugi,” ujarnya.

(red/udianto/R)

loading...

Comments

comments!