Penguatan Rupiah Karena Gejolak Ekonomi di AS

redaksi.co.id - Penguatan Rupiah Karena Gejolak Ekonomi di AS Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memaparkan nilai tukar rupiah saat ini terus mengalami penguatan. Darmin menyebutkan...

6 0

redaksi.co.id – Penguatan Rupiah Karena Gejolak Ekonomi di AS

Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memaparkan nilai tukar rupiah saat ini terus mengalami penguatan. Darmin menyebutkan penyebab utamanya perekonomian Amerika Serikat (AS) sedang mengalami gejolak.

“Dalam situasi sekarang Amerika Serikat ekonominya gak terlalu baik,” ujar Darmin di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Darmin menambahkan pelemahan ekonomi AS pun tidak hanya mempengaruhi nilai tukar mata uang rupiah saja, tapi beberapa negara di belahan dunia mengalami apresiasi terhadap mata uangnya. Namun Darmin yakin penguatan mata uang rupiah paling besar dibandingkan mata uang negara lain.

“Kalau dibilang lagi Negara lain juga menguat? Setuju, tapi kita lebih baik menguatnya,” tegas Darmin.

Darmin menyebutkan meski perekonomian AS sedang melemah, namun pemerintah tidak tinggal diam menunggu kondisi tersebut terus berjalan. Karena itu pemerintah meluncurkan berbagai macam paket kebijakan ekonomi.

“Nah sehingga untuk merubahnya, pertama-tama harus mempengaruhi pola pikir perekonomian dengan paket kebijakan,” papar Darmin.

Darmin menjelaskan bank Sentral AS The Federal (Fed) terus menunda kenaikan suku bunga sudah lebih dari empat kali yang pada akhirnya diputuskan 0 sampai 0,25 persen. Menghadapi situasi yang tidak pasti, Darmin menilai faktor eksternal yang mempengaruhi nilai tukar pada akhirnya ditentukan oleh sentimen pasar saat ini.

“Sudah 3-4 kali rapat dia batalkan, kok ga turun-turun. Kok sekarang turun? Ada faktor lain yaitu kita membentuk keyakinan pasar,” papar Darmin.

(red/ochman/rief/RA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!