Curi Data Personel AS untuk ISIS, Seorang 'Peretas' Dihukum

redaksi.co.id - Curi Data Personel AS untuk ISIS, Seorang 'Peretas' Dihukum WASHINGTON - Departemen Kehakiman AS memberikan sanksi pada seorang peretas di Malaysia yang dikatakan menjadi...

9 0

redaksi.co.id – Curi Data Personel AS untuk ISIS, Seorang 'Peretas' Dihukum

WASHINGTON – Departemen Kehakiman AS memberikan sanksi pada seorang peretas di Malaysia yang dikatakan menjadi pencuri informasi pribadi personel kemiliteran AS, untuk diberikan ke ISIS.

Pemberian sanksi dilakukan setelah pria yang diidentifikasi bernama Ardit Ferizi (20) dari Kosovo itu diringkus oleh pihak otoritas Malaysia, menurut laporan Reuters.

Dikutip dari Wall Street Journal, FBI mengatakan Ardit meretas informasi pribadi 1.351 anggota militer dan pegawai federal AS, melalui akun internet “Th3Dir3ctorY”.

Informasi tersebut kemudian ia serahkan pada seorang militan ISIS bernama Junaid Hussain, yang sempat berprofesi sebagai peretas untuk ISIS dan tewas terbunuh pada Agustus 2015 lalu akibat serangan udara.

Asisten jaksa umum John Carlin mengatakan informasi itu diberikan ke ISIS agar bisa digunakan untuk menargetkan aksi-aksi kekerasan pada pihak AS.

Menurut informasi dari kepala kepolisan Malaysia, Khalid Abu Bakar, Kamis (15/10/2015), Ardit datang ke Malaysia pada Agustus 2014 untuk kuliah ilmu komputer dan forensik di sebuah kampus di Kuala Lumpur.

Ardit kini sedang dalam proses untuk diekstradisi ke AS. (Reuters/Wall Street Journal)

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!