Hendak Seberangi Perbatasan, Migran Afghanistan Ditembak Mati

152

redaksi.co.id – Hendak Seberangi Perbatasan, Migran Afghanistan Ditembak Mati

SOFIA — Pasukan penjaga perbatasan Bulgaria menembak mati seorang migran yang mencoba menyebrang perbatasan, Kamis (16/10). Migran tersebut berasal dari Afghanistan yang datang bersama dengan puluhan migran lain.

Ia ditembak di perbatasan dekat kota Bulgaria tenggara, Sredets dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Pasukan penjaga perbatasan patroli kami berhadapan dengan 50 migran yang secara ilegal memasuki negara,” kata Georgi Kostov, kepala sekretaris kementerian dalam negeri pada radio nasional.

Kostov juga mengatakan, beberapa migran berusia antara 20 dan 30 yang mengaku berasal dari Afghanistan. Mereka ditahan di dekat Sredets, sekitar 30 km (18 mil) dari perbatasan Bulgaria-Turki. “Mereka melakukan perlawanan saat penangkapan tersebut,” katanya.

Salah satu petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan. “Namun salah satu pendatang terluka karena tembakan yang memantul dan kemudian meninggal,” katanya.

Jaksa sedang menyelidiki insiden tersebut. Ini merupakan insiden pertama peluru polisi menewaskan migran sejak dimulainya arus masuk pengungsi di negara Balkan dua tahun lalu.

Juru bicara badan pengungsi PBB UNHCR, Boris Cheshirkov mengutuk kekerasan terhadap migran dan mengajukan banding ke Bulgaria untuk menyelidikinya secara transparan dan menyeluruh.

Perdana Menteri Boiko Borisov meninggalkan pertemuan puncak Uni Eropa di Brussels dan kembali ke Bulgaria setelah mendengar berita tersebut.

Puluhan ribu migran, kebanyakan dari mereka melarikan diri dari perang di Suriah, berusaha untuk mencapai Eropa Barat melalui negara dan tetangga-tetangganya seperti Yunani, Macedonia dan Serbia.

(red//ur/sikin/MNA)

loading...

Comments

comments!