Ada Apa dengan AC Milan?

redaksi.co.id - Ada Apa dengan AC Milan? AC Milan belum bisa terlepas dinaungi nasib buruk. Meskipun sudah menggelontorkan uang dalam jumlah besar awal musim ini, tim...

30 0

redaksi.co.id – Ada Apa dengan AC Milan?

AC Milan belum bisa terlepas dinaungi nasib buruk. Meskipun sudah menggelontorkan uang dalam jumlah besar awal musim ini, tim berjuluk Il Diavolo Rosso itu belum bisa beranjak dari keterpurukan.

Terakhir, Milan dibantai di kandang sendiri oleh salah satu tim rival, Napoli, dengan skor 0-4 pekan lalu. Hasil itu membuat skuat Sinisa Mihajlovic itu terpuruk di posiis ke-11 klasemen sementara Seri A.

Eks pemain I Rossoneri pada era 90-an, Marco Simone, mencoba menganalisis situasi tersebut. Menurut dia, yang dilakukan eks timnya tersebut saat ini hanyalah menggelontorkan uang tanpa dibarengi ide-ide brilian.

“Saya beruntung pernah mengenal presiden (Silvio Berlusconi-red) yang pernah memiliki dana yang sangat penting (untuk membangun Milan-red), namun di atas segalanya ia memiliki ide-ide brilian. Saat ini, terdapat kesan ide-ide itu telah menghilang,” ujar Simone, yang pernah bermain bersama sejumlah legenda lain seperti Marco van Basten dan Ruud Gullit tersebut.

Menurut Simone, jika Milan mampu mengorganisasikan ide-ide dengan proyek yang sedang mereka jalankan, maka tim akan dengan mudah kembali ke papan atas.

“Jika anda menghabiskan 5-6 tahun dengan berpikir anda bisa mengatasi masalah dengan lebih banyak uang, maka masalah akan tetap ada,” ujar eks pemain AS Monaco dan PSG itu.

Sementara itu, eks pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli, menilai masalah yang dihadapi Milan saat ini adalah kurangnya pemain yang memiliki karakter. Ia juga menilai skuat Mihajlovic belum mampu menutupi rasa takut mereka berkostum Milan.

“Saya tidak melihat tiga atau empat pemain dengan kepribadian yang kuat untuk menghidupkan kembali tim itu. Mereka (Milan) mengganti banyak pemain musim panas lalu, namun lambang tim itu masih terlalu berat bagi beberapa dari mereka,” kata eks pelatih Fiorentina itu.

Menurut Prandelli, Mihajlovic sebenarnya sudah bekerja keras. Akan tetapi sejauh ini Milan yang dilihatnya belum memiliki identitas.

“Mihajlovic sedang berusaha menghilangkan tanggung jawab dari sejumlah pemain dengan menciptakan identitas, yang sayangnya belum terlihat. Namun saya masih yakin Sinisa adalah orang yang tepat untuk membawa tim itu maju,” kata Prandelli.

Hal yang sama juga diutarakan bekas pelatih Milan, Fabio Capello. Menurut dia, jika ingin sukses maka Milan harus tetap mengikat Mihajlovic. “Saya berada di sisinya karena saya mempercayainya. Ia adalah seorang pelatih yang serius dan keras. Saya terkesan terhadapnya,” kata Capello.

Eks manajer timnas Inggris itu juga menyinggung kelemahan utama Milan musim ini yang terletak pada barisan pertahanan dan lini tengah.

“Saat Milan dilatih saya dan (Arrigo) Sacchi, kami memiliki bek-bek yang luar biasa. Saat ini, mereka membuat kesalahan-kesalahan mendasar. Sementara, Milan juga butuh gelandang yang menentukan permainan,” kata pelatih yang terakhir menangani timnas Rusia tersebut.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!