Demokrat: Helikopter Anti Peluru Untuk Presiden Tak Tepat Saat Ini

redaksi.co.id - Demokrat: Helikopter Anti Peluru Untuk Presiden Tak Tepat Saat Ini Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau,JAKARTA - Juru bicara Partai Demokrat, Kastorius Sinaga, menegaskan helikopter...

30 0

redaksi.co.id – Demokrat: Helikopter Anti Peluru Untuk Presiden Tak Tepat Saat Ini

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

,JAKARTA – Juru bicara Partai Demokrat, Kastorius Sinaga, menegaskan helikopter khusus anti peluru untuk Presiden tidak tepat saat ini.

Menurut Kastorius, ekonomi Indonesia saat ini sedang dalam kesulitan. Terlebih, angka kemiskinan akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan bertambah.

Melihat ini semua, anggaran seperti pembelian helikopter antipeluru menurutnya, menjadi sebuah pemborosan dan akan menambah beban anggaran.

“Lebih baik itu dipakai untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi kalangan miskin yang terkena dampak langsung dari pelambatan ekonomi di Indonesia,” ujar Kastorius kepada Tribun, Senin (19/10/2015).

Selain itu, imbuhnya, wilayah udara, laut dan darat Indonesia relatif aman tanpa ada gejolak fisik bersenjata. Tidak ada konflik yang memakai senjata berat seperti di Irak, Suriah atau Ukraina.

“Wasapada terhadap keamanan Presiden adalah mutlak. Namun, mengganggap keselamatan presiden terancam di udara sehingga perlu helikopter antipeluru tampak terkesan berlebihan dan mengada-ada,” tegas dia.

“Publik akan menilai itu pemborosan dan hanya sekadar akal-akalan untuk tujuan para pemburu rente proyek pengadaan barang berbiaya mahal,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata dia, melalui Komisi 1 DPR RI, Panglima TNI harus menerangkan ke publik analisa ancaman nyata terhadap Presiden Jokowi sehingga perlu dilindungi dengan helikopter antipeluru.

Kendati demikian Kastorius bisa memahami keseriusan Panglima TNI di dalam menjaga keamanan Presiden Jokowi.

Tak dimungkirinya, setahun ini memang situasi keamanan dalam negeri menyimpan banyak bara api, seperti ancaman terorisme, konflik horizontal serta pertikaian elite nasional.

“Menurut saya baiknya pemerintah harus lebih serius bekerja untuk ciptakan iklim kondusif secara nasional,” tandasnya.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!