Cerita Luhut Soal Ayahnya Sopir Bus dan Ibu Tak Tamat SD

redaksi.co.id - Cerita Luhut Soal Ayahnya Sopir Bus dan Ibu Tak Tamat SD , Palembang - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan...

33 0

redaksi.co.id – Cerita Luhut Soal Ayahnya Sopir Bus dan Ibu Tak Tamat SD

, Palembang – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan bercerita tentang latar belakang keluarganya di depan murid Sekolah Dasar Negeri 155 Talang Jambe, Palembang.

Ia tak malu mengakui ayahnya merupakan mantan sopir bus antarkota dan ibunya yang tak tamat sekolah dasar.

“Kalian jangan pernah berkecil hati dengan latar belakang kalian. Semua bisa jadi orang penting,” kata Luhut dia saat memberi sambutan di SDN 155 itu. “Yang perempuan bisa seperti Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, yang laki-laki bisa jadi Kepala Polri, Panglima TNI, atau gubernur.”

Luhut menceritakan ayahnya mengemudikan bus antarkota dari Medan, Bukittinggi, hingga Padang. Namun, berkat ketekunannya, ayahnya dikirim ke Cornell University, Amerika Serikat, untuk melanjutkan pendidikannya.

“Sebelumnya, ayah saya, kan awalnya seorang pemabntu letnan satu revolusi, kemudian pensiun.”

Meski dengan segala keterbatasan, ujar Luhut, kelima saudaranya dapat menyelesaikan studi hingga tingkat paling tinggi. “Kakak saya yang perempuan baru saja menyelesaikan program doktornya di luar negeri dan sekarang menjadi Duta Besar,” tutur pria kelahiran Toba Samosir, Sumatera Utara.

Luhut berpesan kepada para murid supaya mempunyai semangat sama sepertinya. Ia juga berpesan kepada guru agar dapat mendidik murid bukan hanya dari segi akademik saja, melainkan juga pembentukan karakter.

“Sekarang banyak pejabat kita yang pintar-pintar, tapi hatinya kurang baik. Jadilah manusia yang baik, hati baik, dan otak bagus,” ujarnya.

Selain memotivasi para murid, Luhut juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo. Kunjungannya ke Palembang, kata dia, salah satu perintah Presiden supaya kebakaran lahan dapat segera dipadamkan.

“Semoga Tuhan cepat memberikan hujan supaya api cepat padam,” kata mantan Kepala Staf Kepresidenan itu. DEWI SUCI RAHAYU

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!