AJI Tagih Janji Jokowi-JK dalam Penegakan HAM

207

redaksi.co.id – AJI Tagih Janji Jokowi-JK dalam Penegakan HAM

, Jakarta – Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen Suwarjono mendesak Presiden Joko Widodo agar memenuhi amanah terhadap janji-janji kampanyenya terkait penegakan hak asasi manusia.

“Kami juga mendesak presiden untuk mengusut polisi-polisi atau aparat negara lainnya yang secara terang-terangan melawan konstitusi dengan mengekang kemerdekaan serta hak asasi warga negara,” kata Suwarjono dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 24 Oktober 2015.

AJI melihat penangkapan Tom Iljas, seorang eksil yang hendak ziarah kubur orangtuanya di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, juga pelarangan penerbitan Lentera, majalah mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana, hingga intimidasi terhadap panitia acara Ubud Writers and Readers Festival di Bali agar mengganti sejumlah acara bertopik soal kasus 1965 merupakan suatu bentuk pengekangan hak asasi manusia.

“Polisi secara terang-terangan telah menyabotase janji-janji Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia,” kata dia.

AJI menyatakan aparat pemerintah khususnya polisi hendak memutar balik zaman ke masa Orde Baru dengan melakukan pengekangan-pengekangan terhadap hak asasi manusia untuk berpendapat dan berekspresi.

Untuk itu, AJI juga mengajak setiap warga negara Indonesia untuk menghormati hak asasi manusia, mengutamakan dialog dan solusi damai, serta restoratif untuk penyelesaian kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia.

“Kami percaya, tak ada rekonsiliasi tanpa ada pengungkapan kebenaran, dan diskusi, seminar, penerbitan buku, serta pemutaran film, adalah bagian dari upaya pengungkapan kebenaran itu,” kata Suwarjono. LARISSA HUDA

(red/usland/argarito/RM)

loading...

Comments

comments!