Diduga Korban Malpraktek, Seorang Anak Koma 45 Hari

Gresik - redaksi.co.id, Mohammad Gathfan Habibi, putra pasangan Pitono dan Setiyawati, warga desa Sumber, Kebomas Gresik, sudah 45 hari koma, dan hingga saat ini masih berada...

10 0

Gresik – redaksi.co.id, Mohammad Gathfan Habibi, putra pasangan Pitono dan Setiyawati, warga desa Sumber, Kebomas Gresik, sudah 45 hari koma, dan hingga saat ini masih berada di ruang ICU rumah sakit Ibnu Sina Bunder. Di duga karena mal praktek yang dilakukan oleh salah seorang dokter yang praktek di rumah sakit ibu dan anak Nyai Ajeng Pinatih di Gresik Kota.

Selang infus, serta  alat bantu pernapasan masih melekat, di tubuh Mohammad Gathfan Habibi, putra kedua pasangan Pitono dan Setiyawati.

Sejak tanggal 3 januari yang lalu hingga saat ini, anak umur lima tahun tersebut, masih koma. Korban koma,sejak pasca oprasi tanggal 2 Januari yang lalu, yang dilakukan oleh dokter  Yanuar Sham, yang melakukan praktek di rumah sakit ibu dan anak Nyai Ajeng Pinatih.

Operasi dilakukan karena ada benjolan, sedikit disalah satu bagian tubuh korban. Saat konsultasi, orang tua korban telah meminta untuk di rumah sakit Petrokimia atau di rumah sakit Semen Gresik. 

Tapi oleh dokter tersebut, dipaksa untuk  melakukan opearsi di rumah sakit ibu dan anak, tempat  dokter tersebut praktek.

Beberapa saat setelah operasi ternyata orang tua korban, melihat anaknya di letakkan di lorong rumah sakit dan tubuhnya membiru, seketika itu juga orang tua korban langsung melarikan anaknya kerumah sakit Ibnu Sina Bunder.

Sampai saat ini anak yang masih kelas TK B tersebut masih koma. Berdasarkan analisa medis, di duga kuat kalau korban koma, akibat  adanya salah penanganan saat melakukan operasi.

Hingga saat ini dokter yang  telah melakukan mal praktek pada korban belum pernah menjenguk dan sampai saat ini korban masih mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit Ibnu Sina Bunder.(fer)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!