Ketika Air Mata Inul tak Berhenti Mengalir

263

redaksi.co.id – Ketika Air Mata Inul tak Berhenti Mengalir

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Artis lawas Inul Daratista menepati janjinya menemui para korban baik yang ada di rumah sakit maupun mengunjungi rumah mereka, Kamis (29/10).

Inul bersama pihak manajemen Inul Vizta dan rombongan memasuki tiga rumah sakit yakni RS Pancaran Kasih, RSUP Prof Kandou dan RS Siloam.

Tak ada senyum di wajah penyanyi tembang goyang Inul ini. Dengan pakaian serba hitam Inul mengunjungi 13 korban di tiga rumah sakit tersebut.

Ramainya warga yang berusaha berjabat tangan dengan Inul berubah saat dia berapa di ruangan pasien korban kebakaran. Air matanya tak bisa ditahan, saat melihat dan mengetahui keadaan para korban.

Misalnya saat di RS GMIM Pancaran Kasih, ketika Inul mengetahui salah satu korban bernama Harris Yunus divonis dokter tak bisa bersuara normal akibat saluran tenggorokan yang rusak parah.

Dibalik kacamata hitam yang dikenakan Inul tiba-tiba air matanya keluar hingga menetes dipipi tanpa bisa dibendung.

“Yang sabar, Tuhan pasti beri yang terbaik,” ujar Inul kepada Harris sambil menahan tangis.

Ia kemudian membuka kacamata dan menyapu air mata yang menetes.

Tak ada kata banyak yang terucap, dari wajahnya tergambar rasa duka dan keprihatinan yang mendalam.

Meski sesak Harris mencobah bercerita, meski telah berucap dengan lantang, suara yang keluar dari dalam mulutnya sangat pelan.

“Dokter bilang suara saya sudah tidak bisa kembali normal. Saat saya divonis dokter, saya menangis,” ujar Harris yang suaranya terdengar serak.

Serupa juga saat Inul tiba di RS Siloam Manado, dimana kondisi beberapa korban sangat memprihatinkan.

Brayen Wowor yang juga korban masih sangat sulit bernafas, telinga dan paru-parunya mengalami gangguan. Ketika muntah yang keluar cairan berwarna hitam.

Air mata penyanyi dangdut ini juga tak terbendung saat melihat korban. Sambil merangkul para korban, ia mengucapkan kata-kata penyemangat.

Selain mengunjungi rumah sakit Inul juga datang ke rumah tiga korban meninggal yang rumahnya di Manado, yakni Rendy Korompis, Sukardi dan pasangan suami istri Fredu Kalalo dan Claudia Wowor.

Tak henti-hentinya air mata Inul menetes, seiring ucapan turut berduka air mata pun ikut menetes. Tak hanya Inul, keluarga pun ikut meneteskan air mata.

Di rumah keluarga para korban terjadi perbincangan antar Inul dan pihak keluarga. Tjeng Cia ayah dari Rendy Korompis, mengatakan senang Inul bisa datang.

“Saya sempat pikir Mba Inul tak peduli. Kami keluarga sudah terima namanya ini muasibah,” ujarnya.

Ia pun masih berharapada santunan dari pihak Inul Vizta. Terkait hal ini Inul menyatakan, prihatin melihat kondisi korban luka dan turut berduka kepada korban meninggal.

“Owner Inul Vizta Manado harus bertanggungjawab penuh akan keadaan para korban,” ujarnya dengan nada keras.

Sementara itu, para penggemar Inul memanfaatkan kunjungan Inul ke rumah para korban dengan berusaha berdekatan dengan penyanyi dangdut papan atas ini. Ada yang sempat foto bersama dan berbincang.

“Kesempatan. Selama ini kan lihat mbak Inul hanya lihat dari televisi saja,” ujar Subhan, penggemar berat artis pemilik goyang ngebor ini, Kamis (29/10).

Rumah keluarga salah satu korban bernama Rendy Korompis yang terletak di Kelurahan Paal II, Kecamatan Paal II pun dipadati warga.

Di sini Inul bertemu dengan orangtua dan adik korban, dan menyampaikan turut berbelasungkawa.

Tak lupa, juri ajang pencarian bakat ini memberikan santunan bagi keluarga.

Berikutnya, tempat kedua yang menjadi kunjungan Inul adalah rumah keluarga Sukardi di Kelurahan Wonasa lingkungan IV.

Lagi-lagi dia disambut ratusan penggemar yang telah memadati jalan. mereka ingin melihat secara dekat pemilik goyang ngebor ini.

“Memang so lama kita suka skali mo lia pa Inul secara langsung, (memang sudah lama saya ingin melihat inul secara langsung),” ujar Nia, Warga Wonasa.

Menurut dia kehadiran Inul saat ini memang sudah dinantikan sejak ada berita dikoran bahawa ia akan datang.

“Saya baca Koran Tribun dan melihat berita si artis ngebor mau datang, jadi dari tadi saya sudah berada dekat dirumah korban apalagi saya ingin foto selvi sama dia,”pungkas Nia menutup kalimat. (Tribun Manado/Valdy Suak/Felix Tendeken)

(red/udianto/R)

loading...

Comments

comments!