Rusia Bantah Terlibat Kolusi Penentuan Tuan Rumah PD 2018

redaksi.co.id - Rusia Bantah Terlibat Kolusi Penentuan Tuan Rumah PD 2018 MOSKOW -- Rusia membantah negaranya terlibat kolusi pada penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 yang...

36 0

redaksi.co.id – Rusia Bantah Terlibat Kolusi Penentuan Tuan Rumah PD 2018

MOSKOW — Rusia membantah negaranya terlibat kolusi pada penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 yang jatuh di Moskow. Dugaan ini muncul setelah presiden FIFA Sepp Blatter melakukan perundingan dengan negara tersebut.

“Tidak ada kolusi antara Rusia dan siapapun,” kata Menteri Olahraga Vitaly Mutko yang dikutip oleh kantor berita Rusia.

“Itu tidak benar, kami memang pantas menjadi tuan rumah Piala Dunia,” kata Vitaly.

Pernyataan Vitaly datang setelah Blatter mengaku ada kesepakatan dengan Rusia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 sebelum mengadakan pemungutan suara.

“Pada 2010 kami (22 komite eksekutif FIFA) telah mempunyai dua keputusan, kami telah setuju menunjuk Rusia (pada 2018) dan pada 2022 Amerika akan menjadi tuan rumah,” kata presiden non-aktif FIFA kepada kantor berita Rusia TASS.

Rusia telah diatur untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, tetapi proses tawar-menawar untuk turnamen, serta yang dari Qatar untuk Piala Dunia 2022, sudah berada di bawah pengawasan tim Swiss dan Amerika investigasi korupsi dalam praktek yang dilakukan FIFA.

Komite penyelengara Piala Dunia 2018 Rusia mengatakan pada Jumat bahwa tidak mengetahui adanya kesepakatan di balik layar dan menyatakan penawaran yang terjadi sudah “kompetitif”.

“Penawaran denga Rusia sudah terbuka dan transparan, benar-benar sudah sesuai jalur dengan tindakan manajeman internasional terbaik dan telah mendapat dukungan dari pemerintah Rusia,” kata dia.

FIFA telah mengulangi dukungan untuk Moskow, dan mengatakan tidak akan melucuti hak Rusia sebagai tuan rumah.

Pada gilirannya, Mosko, telah mempublikasikan dukungan kepala non-aktif FIFA. dengan Presiden Vladimir Putin memuji “pengalaman, profesionalisme dan kewibawaan tinggi” dari seorang Blatter.

Awal bulan ini, Blatter telah ditangguhkan oleh komite etik independen FIFA selama 90 hari sebagai bagian dari investigasi korupsi di tubuh pemerintahan sepak bola dunia tersebut, Pemilihan kepala FIFA yang baru akan dilaksanakan pada 26 Februari 2016.

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!