Beredar Barang Bukti Rekaman Pecahnya Perang Antar-Geng Motor AS

redaksi.co.id - Beredar Barang Bukti Rekaman Pecahnya Perang Antar-Geng Motor AS Amerika Serikat tidak hanya bermasalah dengan senjata api, namun juga memiliki geng motor. Kelompok itu...

11 0

redaksi.co.id – Beredar Barang Bukti Rekaman Pecahnya Perang Antar-Geng Motor AS

Amerika Serikat tidak hanya bermasalah dengan senjata api, namun juga memiliki geng motor. Kelompok itu bukan sembarang geng.

Mereka tidak sekadar berkonvoi memamerkan kendaraan roda dua 4.000 cc saja. Ternyata, mereka adalah kelompok kriminal yang telah ‘mendarah daging’.

Kejadian terhangat terjadi pada 17 Mei 2015. Perang antargeng terjadi di Waco, Texasmembunuh 9 biker.

Dalam rekaman tersebut terlihat para anggota gang pengendara motor besar itu rupanya telah menyelipkan senjata tajam dari balik baju maupun celana mereka. Dalam satu adegan, seorang biker mencabut pistolnya dan mengarahkan senjatanya itu ke arah parkiran, lalu ia berlari ke dalam parkiran.

Banyak para pengunjung panik, demikian pula para anggota geng lainnya. Mereka menyelamatkan diri dengan merangkak di bawah meja.

Video yang ‘dibocorkan’ oleh CNN membuat polisi sedikit kalang kabut. Mereka bersikeras, bukan mereka yang membocorkan barang bukti itu, seperti dikutip dari ABC News, Jumat (30/10/2015).

Yang mengkhawatirkan adalah, persidangan terhadap 177 pengendara sedang berlangsung. Polisi mengkhawatirkan beredarnya barang bukti dapat mempengaruh hasil sidang.

Dalam insiden itu, polisi mendapatkan 480 senjata tajam berupa pisau, martil dan benda lainnya yang mematikan. Terdapat pula 150 pucuk senjata.

Kendati persidangan tengah berlangsung, 5 bulan sudah berlalu. Tak satu pun hasil sidang yang mengatakan siapa yang bersalah telah membunuh 9 anggota geng. Berembus kabar tidak enak bahwa ada campur tangan bos gangster dalam persidangan itu.

Banyaknya juri, hakim dan polisi terancam nyawanya. Sebelum insiden terjadi, polisi telah mengetahui dua geng motor kriminal terbesar Waco, Texas, telah merencanakan perang. Namun, tak ada usaha polisi untuk mencegahnya.

(red//ainuddin/MZ)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!